Risiko Terus Meningkat, Tiongkok Janji Adaptasi Lebih Baik Tanggapi Perubahan Iklim
pixabay.com/Ilustrasi/Ferdinand-Feng
Dunia

Pemerintah mengakui jika perubahan iklim telah membawa dampak yang serius bagi Tiongkok. Dampak ini terus menyebar sehingga perlu langkah ketat untuk menanganinya

WowKeren - Sebuah dokumen kebijakan baru menunjukkan jika kondisi perekonomian dan masyarakat Tiongkok berada pada peningkatan risiko dari perubahan iklim. Oleh sebab itu, pemerintah setempat perlu meningkatkan mekanisme adaptasi dan kemampuan pemantauan di setiap tingkat pemerintahan.

Pemerintah mengakui jika perubahan iklim telah membawa dampak yang serius bagi Tiongkok. Dampak ini terus menyebar sehingga perlu langkah tegas untuk menanganinya.

"Perubahan iklim telah membawa dampak buruk yang serius bagi sistem ekologi alami Tiongkok," kata pemerintah. "Dan terus menyebar dan menembus ke dalam ekonomi dan masyarakat."

Perubahan iklim, selain menciptakan tantangan jangka panjang, juga membuat Negeri Tirai Bambu menjadi lebih rentan terhadap fenomena yang tiba-tiba dan ekstrem. Dokumen itu juga menjelaskan jika hama, penyakit menular, dan cuaca ekstrem juga memicu bahaya kesehatan yang meningkat.


Dokumen itu mengatakan pemerintah akan memodernisasi sistem pencegahan bencana terkait iklim dan mengurangi kerentanan ekonomi serta ekosistem alamnya. Sabuk vegetasi juga mulai bergeser ke utara. Oleh sebab itu, Tiongkok perlu mengambil tindakan untuk mengoptimalkan pertanian.

Selanjutnya, dokumen itu juga memperingatkan gangguan pasokan air yang disebabkan oleh mencairnya permafrost, gletser yang surut dan danau es yang meluas. Naiknya permukaan air juga meningkatkan risiko banjir.

Tiongkok yang merupakan penghasil karbon terbesar di dunia, telah berjanji untuk membawa gas rumah kaca ke puncaknya sebelum tahun 2030 dan menjadi netral karbon pada tahun 2060. Namun, komitmen itu mendapat sorotan lantaran negara itu mencoba menemukan keseimbangan antara mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan menghilangkan karbon dari sistem energi berat batu bara.

Tiongkok akan memodernisasi sistem pencegahan bencana terkait iklim sambil mengurangi kerentanan ekonomi serta ekosistem alamnya. Negara ini juga akan membangun sistem penilaian dampak dan risiko iklim nasional pada tahun 2035 mendatang. Pemerintah juga akan memperkuat pemantauan untuk meningkatkan pengendalian banjir dan pasokan air dengan memperkuat pemantauan di sungai dan danau.

(wk/zodi)

You can share this post!

Artikel Terkait