Ayah di Riau Mutilasi Anak Hingga Kondisinya Mengenaskan, Kapolsek: Saya Sampai Tak Bisa Tidur
Pixabay/StockSnap
Nasional

Seorang ayah di Riau sampai tega memutilasi anak kandungnya sendiri. Kondisi tubuh anak yang mengerikan bahkan sampai membuat Kapolsek sedih dan tak bisa tidur.

WowKeren - Orangtua harusnya jadi sosok pelindung bagi anak-anaknya. Namun tidak dengan seorang ayah di Indragiri Hilir, Riau ini yang malah menjadi malaikat maut untuk buah hatinya sendiri. Dengan keji, pria itu malah membunuh dan memutilasi buah hatinya sendiri.

Kasus mutilasi ini terjadi di kawasan Jalan Propinsi, Kelurahan Tembilahan Barat, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Pelakunya adalah seorang pria bernama Arharuby (42), yang menghabisi nyawa anak kandungnya berinisial F (9), Senin (13/6) sekira pukul 14.30 WIB.

Kejadian tersebut membuat warga gempar. Pasalnya, pelaku juga sempat menenteng organ tubuh korban di jalanan sambil berteriak, "ini kan yang kalian mau, ini yang kalian mau".

Kapolsek Tembilahan Hulu Iptu Ricky Marzuki mengaku, sempat termenung sedih setelah mengetahui benda yang hendak diserahkan pelaku kepada petugas adalah hati anaknya. Bahkan, Ricky mengaku sampai sempat tidak bisa tidur semalaman memikirkan peristiwa tragis tersebut.

"Saya sangat sedih melihat nasib anak itu. Mungkin sudah ajalnya sudah seperti itu. Tapi, saya sampai termenung, karena selama hidup tidak pernah melihat mutilasi sesadis ini," ujar Ricky, melansir Kompas.com.

"Saya sampai tak bisa tidur tadi malam dibuatnya. Terpikir terus sama saya. Sampai subuh tak tidur. Habis salat subuh saya baru bisa tidur. Karena baru kali ini mengalami hal seperti itu," sambungnya.


Pelaku yang diduga menderita gangguan jiwa pun akhirnya dibawa ke RSJ. Namun, sebelum dibawa ke RSJ Tampan di Kota Pekanbaru, pelaku sempat mengamuk saat berada di rumah sakit di Kabupaten Inhil. Pelaku bahkan memutuskan borgol milik polisi yang mengikat tangannya.

"Sebelum dilakukan tindakan medis, pelaku mengamuk mau melihat anaknya itu. Jadi dia putuskan borgol yang kita lihat dari rekaman CCTV. Besi tempat tidur rumah sakit sampai copot. Setelah itu, kami bujuk lagi dan dipasang lagi borgol tiga lapis. Kita minta juga bantuan personel Reskrim Polres Inhil untuk pengamanan," ungkap Ricky.

Aksi Arharuby (42) disebut sangatlah sadis. Potongan tubuh korban ditemukan berserakan disekitar rumah pelaku.

Namun setelah tenang, pelaku sempat tanyakan keberadaan anaknya yang baru saja ia mutilasi. Iptu Ricky saat itu datang menemui pelaku dengan memakai pakaian biasa.

"Saya datang pakai pakaian preman ke rumah sakit. Herannya dia masih ingat sama saya, padahal tidak pakai pakaian dinas kan. Dia bilang 'pak kapolsek mana anak saya, katanya janji mau jumpa anak saya, saya mau jumpa' katanya," tutur Ricky.

"Terus saya bilang ke dia, 'anaknya sedang diobatin'. Setelah itu, dia tertidur dan langsung dibawa ke RSJ Tampan di Pekanbaru. Karena kita khawatir dia mengamuk lagi," pungkasnya.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait