Polisi Brasil Konfirmasi Jenazah yang Ditemukan di Amazon Jurnalis Inggris Dom Phillips
Dunia

Setelah sempat membantah bahwa jasad yang ditemukan di Hutan Hujan Amazon adalah jurnalis Inggris yang hilang, kini polisi Brasil mengkonfirmasinya sebagai Dom Phillips.

WowKeren - Beberapa waktu lalu, jurnalis asal Inggris Dom Phillips dilaporkan hilang di kawasan Amazon, Brasil. Kemudian belum lama ini, tim pencarian Phillips menyatakan telah menemukan jasad manusia yang diduga merupakan jurnalis asal Inggris tersebut.

Akan tetapi, hal tersebut kemudian dibantah oleh polisi Brasil. Namun kini, polisi federal Brasil pada Jumat (17/6), mengatakan bahwa departemen tersebut secara positif mengidentifikasi jenazah manusia yang ditemukan di hutan hujan adalah jenazah jurnalis Inggris Dom Phillips yang hilang.

Sebagaimana diketahui, jenazah tersebut ditemukan pada Rabu (15/6) di Amazon. Dalam pemberitaan sebelumnya, Phillips dilaporkan hilang bersama pakar penduduk lokal Bruno Pereira. Namun untuk hasil forensik terkait jenazah Pereira masih ditunda.

Pada Jumat (17/6), polisi menyatakan bahwa kedua pria tersebut tidak dibunuh atas perintah dari kejahatan terorganisir, seperti yang telah dispekulasikan sebelumnya. Sebelumnya, pihak kepolisian menyatakan bahwa mereka telah menangkap orang kedua sehubungan dengan hilangnya Phillips dan Pereira.


Phillips dan Pereira disebut terakhir kali terlihat pada bulan Juni saat hendak menuju ke Amazon, Brasil dengan menggunakan perahu. "Penyelidikan menunjukkan bahwa para pembunuh bertindak sendiri, tanpa ada penulis atau organisasi kriminal di belakang mereka," ujar Polisi Federal Brasil di wilayah Amazon dalam pernyataan dilansir dari UPI, Sabtu (18/6).

Adapun terduga pelaku pembunuhan Phillips dan Pereira yang telah ditangkap adalah Oseney da Costa de Oliveira (41). Ia ditangkap pada Selasa (14/6) lalu dan ditahan sementara karena diduga berpartisipasi dalam kasus dengan saudaranya, Amarildo da Costa de Oliveira yang sudah lebih dulu ditahan pada pekan lalu.

Sebagai informasi, Phillips dan Pereira terakhir terlihat pada 5 Juni 2022, di sebuah perahu di Lembah Javari. Phillips memang dikenal sebagai jurnalis meliput tentang lingkungan.

Sementara Pereira adalah seorang veteran pelindung hak-hak adat. Sebelum memasuki hutan Amazon, keduanya disebut telah mendapat ancaman pembunuhan lantaran membela kelompok-kelompok adat dari penangkapan ikan, penambangan, dan penebangan ilegal.

Atas hal itu, masyarakat setempat pun menduga ancaman tersebut yang menjadi alasan sebenarnya di balik kematian Phillips dan Pereira dan skeptis terhadap temuan awal polisi.

(wk/tiar)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait