Tak Takut, Nikita Mirzani Laporkan Polisi yang Gerebek Rumahnya ke Mabes Polri
WowKeren/Fernando
Selebriti
Nikita Mirzani Digrebek

Masih terus berlanjut, kali ini Nikita Mirzani melaporkan pihak kepolisian Banten yang telah menggeruduk kediamannya pada jam 03.00 dini hari, ke Mabes Polri.

WowKeren - Nikita Mirzani tampaknya masih dibuat kesal dengan rumahnya yang mendadak digeruduk pihak kepolisian Banten terkait kasus UU ITE. Pasalnya diketahui, rumah Nikita Mirzank digeruduk pada pukul 03.00 din hari.

Bahkan baru-baru ini, Nikita mengaku melaporkan kepolisian Banten tersebut pada Mabes Polri. Pasalnya menurut Nikita, tindakan kepolisian Banten tersebut dinilai tak sesuai SOP.

"Laporan polisi lah, masalah yg jam 3 pagi. Karena enggak sesuai SOP pasal UU ITE. Apalagi belum jadi tersangka, rumahnya didatengin polisi masalah penangkapan-penangkapan, itu enggak boleh," ungkap Nikita Mirzani pada tim WowKeren di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (20/6).

Nikita menambahkan bahwa dirinya sudah membuat surat laporan sejak pagi tadi. Hal itu dilakukan Nikita lantaran merasa risi dengan sikap kepolisian Banten yang menggeruduk rumahnya.


"Risi iya. Kalau kita ngikutin SOP, UUD ITE kan pemanggilan dulu, jadi saksi dulu dari sidik ke lidik dulu baru nanti bisa setelah di BAP dulu baru bisa dinaikin tersangka. Itu juga pakai saksi ahli dulu, itu juga ada mediasi dulu sebelum tersangka," tutur Nikita.

Nikita kemudian mengambil contoh dari kasus Indra Tarigan. Di situ ia menyebutkan bahwa ada proses panjang sebelum akhirnya Indra Tarigan dipenjara dan mendapatkan vonis hukuman satu tahun penjara.

"Karena kan aku baru pertama dilaporin orang. Contoh Indra Tarigan dia jelas banget memposting foto anakku, apalagi masih kecil. Tapi itu panjang, baru dua tahun masuk proses pengadilan," lanjutnya.

Nikita rupanya benar-benar tak takut usai melaporkan kepolisian Banten tersebut ke Mabes Polri. Pasalnya dengan tegas, Nikita menyebut bahwa sikap kepolisian Banten tersebut pantas untuk dilaporkan.

"Itu memang ada dasarnya, ada unsurnya gitu. Bukan semerta-merta polisi bisa dilaporkan ke Propam, kalau mereka enggak kenapa-kenapa, enggak bisa dilaporin dong. Itu namanya cari mati," pungkas Nikita.

(wk/enyk)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait