Cacar Monyet Makin Meluas, Korsel Laporkan 2 Kasus Suspek Pertamanya
Dunia
Wabah Cacar Monyet

Salah satu pasien suspek cacar monyet tersebut adalah seorang warga negara asing (WNA) yang dilaporkan mengalami gejala potensial sejak Minggu (19/6). WNA tersebut memasuki Korsel pada Senin (20/6).

WowKeren - Korea Selatan baru saja melaporkan dua kasus dugaan cacar monyet alias monkeypox pertamanya. Korsel menyatakan bahwa tes diagnostik sedang dilakukan dan otoritas kesehatan akan mengadakan pengarahan setelah tes selesai.

Salah satu pasien suspek cacar monyet tersebut adalah seorang warga negara asing (WNA) yang dilaporkan mengalami gejala potensial sejak Minggu (19/6). WNA tersebut memasuki Korsel pada Senin (20/6) dan saat ini sedang dirawat di tempat tidur isolasi di sebuah rumah sakit di kota Busan.

Sedangkan pasien suspek lainnya adalah seorang warga negara Korsel yang baru pulang ke Kores dari Jerman pada Selasa (21/6) sore. Kini pasien tersebut telah dirawat di Pusat Medis Incheon.

"Tes diagnostik dan penyelidikan epidemiologis pada cacar monyet sedang dilakukan dan otoritas kesehatan akan segera mengadakan pengarahan untuk mengumumkan tindakan dan rencana tanggapan begitu hasilnya keluar," demikian pernyataan Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA).



Meski demikian, KDCA tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang individu-individu tersebut. Korsel diketahui telah menetapkan cacar monyet sebagai penyakit menular tingkat dua pada awal bulan ini. Dengan demikian, cacar monyet berada dalam kategori penyakit yang sama dengan COVID-19, kolera, dan cacar air.

Sebagai informasi, wabah cacar monyet belakangan menyebar di sejumlah negara di luar Afrika. Kasus cacar monyet banyak ditemukan di negara-negara Eropa, termasuk Inggris.

Pejabat kesehatan Inggris akan mulai menawarkan vaksin untuk pria yang berhubungan seks dengan pria dan berisiko tertular cacar monyet. Menurut badan keamanan kesehatan Inggris, dokter dapat mempertimbangkan vaksinasi untuk beberapa pria yang berisiko tinggi terpapar cacar monyet.

Badan tersebut mengidentifikasi mereka yang berisiko paling tinggi terpapar adalah pria yang berhubungan seks dengan pria dan yang memiliki banyak pasangan, berpartisipasi dalam kelompok seks, atau menghadiri tempat-tempat di mana seks terjadi di tempat tersebut.

Bulan lalu, penasihat terkemuka Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa wabah cacar monyet di luar Afrika kemungkinan disebarkan oleh aktivitas seksual oleh pria di rave di Spanyol dan Belgia. Sampai saat ini, lebih dari 99 persen kasus cacar monyet di Inggris adalah pria, dan mayoritas dari mereka adalah pria gay, biseksual atau yang berhubungan seks dengan pria lain.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts