Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Taman Nasional Komodo, 2 Wisatawan Ditemukan Meninggal
Pxhere
Nasional

Insiden tersebut diketahui terjadi pada Selasa (28/6) pagi tadi. Kapal yang membawa belasan penumpang itu sebelumnya dikabarkan tenggelam di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

WowKeren - Peristiwa naas menimpa sebuah kapal wisata, yang mana tenggelam di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (28/6) pagi tadi. Akibat insiden tersebut dua wisatawan ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Kepala Pos SAR Labuan Bajo, Edi mengatakan bahwa ada tiga wisatawan yang menjadi korban atas insiden tersebut. Namun seorang di antaranya mengalami luka berat dan dua lainnya meninggal dunia. "Kejadian terjadi pada pukul 05.00 WITA," ujar Edi di Dermaga Nusantara Labuan Bajo, Selasa (28/6).

Edi pun membeberkan identitas para korban. Untuk korban pertama yang meninggal diketahui identitasnya sebagai Jamiatun Widaningsih (53), ditemukan pada pukul 06.00 WITA. Kemudian korban kedua diketahui bernama Annisa Fitriani (22) yang ditemukan meninggal pada pukul 10.00 WITA, di dalam kabin.


Adapun dua korban meninggal itu, kata Edi, telah dievakuasi ke RSUD Komodo Labuan Bajo dan seorang korban luka berat di bawa ke RS Siloam Labuan Bajo. Sementara untuk korban selamat telah dievakuasi kembali ke Kota Labuan Bajo.

Sebagai informasi, dalam dokumen manifes, KLM Tiana Liveaboard itu membawa 15 orang penumpang. Kejadian tenggelamnya kapal tersebut berlangsung pada pukul 05.00 WITA, diduga akibat angin kencang.

Sebelumnya, kapal wisata Tiana tersebut telah dilaporkan tenggelam saat hendak berlayar dalam kawasan Taman Nasional Komodo. Sementara itu, pada saat kejadian, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo Hasan Sadili belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut secara detail.

"Detailnya belum karena masih crowded," ujar Hasan seperti yang dilihat dari Antara, Selasa (28/6). Peristiwa naas itu tentunya membawa kesedihan tersendiri bagi para korban dan pihak terkait.

(wk/tiar)


You can share this post!

Related Posts