Usai Holywings Ditutup, Pemprov DKI Jakarta Diminta Tegas Tindak Penjual Miras Ilegal
Nasional
Kontroversi Holywings

Seperti yang diketahui, seluruh outlet Holywings di Jakarta saat ini telah ditutup oleh Pemprov DKI. Atas hal ini, kini Pemprov diminta untuk tak tebang pilih dalam menindak penjualan miras ilegal.

WowKeren - Kafe dan bar Holywings beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan usai memberikan promosi minuman beralkohol bagi pemilik nama "Muhammad" dan "Maria". Hal ini sukses menggegerkan publik dan menuai kontroversi.

Setelah hal tersebut ramai diperbincangkan, Pemprov DKI Jakarta pun memutuskan untuk mencabut seluruh outlet Holywings yang ada di Ibu Kota. Bahkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun mengatakan bahwa outlet Holywings tidak bisa buka lagi.

Sementara itu, usai Pemprov DKI memutuskan untuk menutup semua outlet Holywings, pihaknya kini diminta untuk tidak pilih kasih dalam melakukan penindakan penjualan minuman keras (miras) ilegal. Pemprov DKI diminta untuk tidak hanya menindak Holywings karena menjual miras tanpa izin yang sesuai ketentuan berlaku.

"Apakah hanya Holywings yang begitu? Bukankah di pinggir jalan yang pletok itu banyak? Apakah itu enggak ditertibkan?" ujar Pengamat Politik Adi Prayitno dalam acara Total Politik yang digelar di Warunk WOW WKB, Jakarta Selatan, Minggu, (3/7).


Adi kemudian mengatakan bahwa penindakan penjualan miras ilegal itu diharapkan juga ditegakkan ke pinggir jalan. Ia pun meminta agar Pemprov DKI bisa menindak dengan tegas tanpa pandang bulu.

Selanjutnya, Adi mempertanyakan alasan Pemprov DKI yang baru ini mempermasalahkan izin penjualan miras Holywings. Apabila memang bermasalah, menurutnya, Holywings seharusnya sudah ditindak sejak dulu.

Adi lantas meyakini bahwa menindak Holywings itu bukan hal sulit jika ingin dilakukan sejak lama. Hal ini dikarenakan banyak pelanggar yang dilakukan Holywings sejak dulu.

"Sempat juga dia (Holywings) kena denda karena soal PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang dilanggar, dendanya enggak seberapa, kenapa enggak ditutup saat itu juga? Adapun misalnya jual miras yang ilegal, ya kenapa enggak dari dulu juga?" papar Adi.

Sementara itu, Riza memastikan bahwa pemerintah akan memberikan perhatian kepada sejumlah karyawan Holywings yang terdampak. Pihaknya pun berjanji akan mencari solusi agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja atau PHK.

(wk/tiar)


You can share this post!

Related Posts