Dirtipidnarkoba Polri Beber Momen Saat Coba Es Krim Ganja di Thailand: Rasa Daun-Daun
Unsplash/Raphael Lovaski
Nasional
Legalisasi Ganja Medis

Hingga saat ini, Indonesia masih terus berupaya untuk mengkaji terkait legalisasi ganja untuk keperluan medis. Polri pun telah ke Thailand, di mana merupakan negara Asia Tenggara pertama yang melegalkan ganja.

WowKeren - Indonesia saat ini diketahui tengah berupaya untuk melegalisasi ganja guna kebutuhan medis. Atas hal ini, Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Krisno Halomoan Sirega pun membagikan kisahnya saat dirinya makan es krim ganja di Thailand.

Krisno diketahui menyampaikan kisahnya itu dalam Focus Group Discussion (FGD) terkait revisi Undang-Undang tentang Perubahan Kedua Undang-Undang tentang Narkotika bersama Komisi III DPR RI pada Selasa (5/7) kemarin. Sebelum bercerita mengenai pengalamannya mencoba es krim rasa ganja di Thailand, Krisno mendorong legalisasi ganja medis harus didasari dengan kajian yang komprehensif.

"Kami tetap berpandangan, kami ini adalah alat negara penegak hukum bahwa kami akan melakukan apa yang dikatakan hukum positif di Indonesia. Namun kalau boleh sumbang saran, ini harus melalui kajian yang komprehensif," tutur Krisno.

Krisno kemudian menyinggung mengenai kebijakan legalisasi ganja yang telah berlaku lebih dulu di Thailand. Ia menyampaikan bahwa telah melakukan kunjungan ke Thailand belum lama ini. Dalam kunjungan tersebut, ia menemukan penjualan produk turunan olahan ganja.


"Dan saya sudah baca kajiannya juga dari Aseanapol (Organisasi Kepolisian Regional di kawasan Asia Tenggara) tentang bagaimana Thailand rupanya sudah lama untuk melakukan kajian legalisasi ganja," beber Krisno. "Jadi mereka sudah lama sekali. Semua turunannya sudah dijual di sana (Thailand)."

Selanjutnya, Krisno lantas mengungkapkan bahwa produk turunan ganja di Thailand tidak hanya diolah menjadi atau untuk pengobatan medis. Tetapi juga ada produk kuliner seperti es krim yang dibuat dari turunan ganja.

Krisno pun mengungkapkan bahwa ia juga sempat mencoba es krim olahan ganja saat berada di Thailand. Akan tetapi, ia belum mengetahui apakah produk turunan olahan ganja itu bisa terdeteksi melalui tes urine.

"Mereka juga bukan hanya terhadap untuk kepentingan medis, juga untuk kepentingan rekreasional. Jadi kalau sekarang pergi ke Thailand ya, es krim saya sudah coba," ungkap Krisno. "Saya enggak tahu waktu tes urine tuh saya positif atau enggak. Tapi saya sudah coba itu, namanya cannaboid vanilla ice cream. Rasa daun-daun."

(wk/tiar)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait