Seorang Anak 8 Tahun Meninggal, 12 Anggota Kelompok Agama di Australia Ditangkap
Pixabay/Pexels
Dunia

Kelompok agama di Queensland, Australia itu meyakini bahwa lagu dan doa bisa menyembuhkan penyakit. Hingga akhirnya seorang anak usia 8 tahun penderita diabetes meninggal setelah dibiarkan tak diberi obat.

WowKeren - Dua belas anggota kelompok agama berbasis rumah telah menghadapi tuntutan pengadilan atas dugaan pembunuhan seorang anak. Mereka diduga telah menolak untuk mengobati Elizabeth Rose Struhs (8) selama enam hari dengan keyakinan lagu dan doa mereka kepada Tuhan akan menyembuhkan anak malang tersebut.

Mereka menghadapi pengadilan Toowoomba pada hari Rabu (6/7). Brendan Stevens (60) juga didakwa gagal memenuhi kebutuhan hidup. Sang istri, Loretta (65) dan enam orang bermarga Stevens, berusia antara 21 dan 35, termasuk di antara mereka yang menghadapi pengadilan. Zachary Struhs (19), Keita Courtney (20), Samantha Crouch (24), dan Lachlan Schoenfisch (32), juga didakwa dengan dugaan pembunuhan Elizabeth.

Melansir The Guardian, Elizabeth menderita diabetes tipe 1 dan meninggal di rumah keluarganya di Rangeville, sebelah barat Brisbane, pada 7 Januari lalu. Polisi menuduh paramedis tidak dipanggil ke tempat kejadian sampai pukul 17.30 keesokan harinya.

Orang tuanya, Kerrie Elizabeth Struhs dan Jason Richard Struhs, didakwa awal tahun ini dengan pembunuhan, penyiksaan dan kegagalan memenuhi kebutuhan hidup. Keduanya pun dipenjara menunggu persidangan.


Ke-12 orang yang didakwa minggu ini semuanya ditangkap pada dini hari Selasa pagi di rumah yang sama di Harristown, Toowoomba. Semua 14 yang sekarang didakwa dengan pembunuhan adalah anggota dari kelompok agama kecil dan erat yang diduga hadir untuk bernyanyi, melantunkan dan berdoa ketika anak berusia delapan tahun itu meninggal.

Penjabat Det Supt Garry Watts mengatakan polisi akan menuduh ke-12 orang yang ditangkap pada hari Selasa mengetahui kondisi Elizabeth, yang hadir selama enam hari yang menentukan itu. Namun tidak mengambil langkah apa pun untuk memberikan insulin yang diresepkan kepada anak yang sekarat itu atau mencari bantuan medis.

Toowoomba Chronicle melaporkan bahwa Crouch dan Schoenfisch bersaksi sebagai pasangan suami istri, bahwa anggota kelompok tersebut menolak nasihat hukum dan bahwa mereka telah ditahan hingga 31 Agustus.

Sementara Brendan Stevens, bagaimanapun, setuju untuk menemui pengacara yang bertugas. Menunjukkan bahwa dia ingin mengajukan jaminan di pengadilan tertinggi karena dia memiliki "anak di rumah ... yang membutuhkan perawatan".

(wk/amel)


You can share this post!

Related Posts