Rini Diana, istri mantan sopir Nindy Ayunda mengaku menerima teror. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa dirinya ditawari sejumlah uang oleh orang tak dikenal untuk mencabut laporannya di polisi.
- Lailatul Maghfiroh
- Sabtu, 16 Juli 2022 - 09:37 WIB
WowKeren - Istri mantan sopir Nindy Ayunda, Rini Diana baru-baru ini blak-blakan mengungkapkan bahwa ia didatangi oleh beberapa orang tak dikenal pada Jumat (15/7) kemarin. Rini menceritakan bagaimana orang-orang yang tak dikenalnya itu menawarkan sejumlah uang.
Bukan tanpa maksud, rupanya penawaran uang itu diberikan pada Rini agar ia segera mencabut laporannya terhadap Nindy terkait kasus penyekapan terhadap Sulaeman selaku mantan supir sang artis. Namun Rini tak menjelaskan secara gamblang terkait berapa nominal uang yang ditawarkan orang-orang itu padanya.
“Dia memberikan seperti kompensasi sedikit, memberikan uang nominalnya enggak bisa saya sebutkan untuk usaha saya agar tetap ada pemasukan. Di sini bukan masalah nominal,” kata Rini saat ditemui di Kawasan Bekasi Jawa Barat, dikutip Sabtu (16/7).
Kendati begitu, Rini mengaku bahwa ia telah menolak tawaran tersebut. Bukan tanpa alasan, pasalnya saat ini Rini hanya ingin suaminya mendapatkan keadilan.
Terlebih lagi menurutnya, sang suami kini mengalami gangguan psikolologis imbas penyekapan yang diduga dilakukan oleh Nindy. Rini pun mengaku bahwa kini sang suami juga harus diungsikan ke tempat lebih aman pasca mendapat teror.
“Di sini bukan masalah nominal, saya ingin keadilan karena nominal yang dia berikan tidak akan bisa mengembalikan keadaan suami saya,” katanya.
“Di mana suami saya tulalit, kadang suami saya ketakutan, itu tidak akan bisa mengembalikan. Saya hanya ingin keadilan. Saya memang orang susah, bukan berarti harga diri saya bisa dibayar dengan nominal. Saya hanya butuh keadilan,” ucapnya.
Oleh karenanya, Rini berharap agar orang-orang yang menerornya belakangan ini menghentikan aksinya tersebut. Rini hanya ingin agar laporan yang ia berikan ke polisi berjalan sebagaimana proses hukum berlangsung semestinya.
“Saya mohon orang-orang yang mau meneror saya, biar jalan sesuai dengan semestinya. Karena saya sudah menyerahkan ke polisi dan kuasa hukum saya biarkan keluarga saya tenang,” pungkasnya.
(wk/lail)