Terduga teman Kim Garam maju untuk menjelaskan situasinya dan menuduh HYBE dan Source Music menggunakan idol tersebut dan kontroversinya untuk 'noise marketing.'
- Chusnul Chotimah
- Kamis, 21 Juli 2022 - 10:06 WIB
WowKeren - Terduga teman Kim Garam merilis pernyataan setelah HYBE dan Source Music mengakhiri kontrak eksklusif mereka dengan mantan member LE SSERAFIM itu. Teman tersebut merinci apa yang terjadi pada mereka dan terduga korban bullying Garam.
Pada 20 Juli, HYBE dan Source Music mengumumkan melalui pernyataan resmi bahwa agensi telah mengakhiri kontrak eksklusif mereka dengan Kim Garam. Sang idol sebelumnya terlibat skandal bullying di sekolah.
Masalah ini membuat Kim Garam hiatus, tetapi agensi kekeuh bahwa dia tidak bersalah. Mereka memposting penjelasan rinci tentang situasinya, bahkan mengklaim bahwa terduga korban lah yang tukang bully.
Namun banyak yang bingung setelah HYBE dan Source Music mengumumkan bahwa kontrak Kim Garam dengan mereka telah diakhiri. Meski awalnya membela, agensi tidak menjelaskan apa yang terjadi dalam penyelidikan. Agensi juga tidak menyebutkan apapun tentang bullying.
Akibatnya, terduga teman Kim Garam maju untuk menjelaskan situasinya dan menuduh HYBE dan Source Music menggunakan idol tersebut dan kontroversinya untuk "noise marketing."
"Pertama, Yoo Eun Seo (terduga korban) menggertakku dari SD hingga SMP, mengutuk orangtuaku, dan mengancamku secara fisik. Ini bukan bagian terpenting dari situasi ini, jadi aku tidak akan menjelaskannya sekarang," kata terduga teman Kim Garam.
"Namun alasanku membawa ini karena aku bertanya pada diri sendiri apa kesalahanku. Sebagai pihak yang dibully selama sekitar satu tahun, para pelaku yang telah berbohong satu sama lain selama sekitar satu bulan bersembunyi di bawah kata 'korban.' Aku dituduh sebagai pelaku kedua," lanjutnya.
Terduga teman Kim Garam terus menuduh Yoo Eun Seo menyampaikan kebohongan terkait banyak hal, termasuk pindah karena dibully mantan member LE SSERAFIM itu.
"Kedua, fakta bahwa Yoo Eun Seo mengaku dipindahkan adalah palsu. Di posisi Eun Seo, bohong kalau dia pindah karena Garam. Dia juga memposting foto teman sekelas 1 (yang merupakan teman Garam saat itu) dengan pakaian dalam di akun teman sekelas 2," jelasnya.
"Kemudian, dia dipindahkan ke sekolah lain. Dalam prosesnya, Yoo Eun Seo didisiplinkan dengan level 6. Ini adalah apa yang Eun Seo katakan sendiri, dan dia punya buktinya," lanjut terduga teman.
Dia kemudian mengaku diancam akan diadukan oleh Yoo Eun Seo dan mengecam HYBE karena menggunakan Kim Garam untuk kepentingan marketing.
"Ketiga, terkait ancaman aduan, memang benar saya diancam aduan melalui teman Eun Seo sekitar bulan April," cetusnya.
"Terakhir, aku memberi Garam semua yang kumiliki sebagai teman dan mengumpulkan kesaksian dari teman lain, tetapi mereka tidak menggunakan data kami untuk pernyataan mereka," ungkap teman Kim Garam.
"Aku sangat terluka oleh orang-orang dewasa yang menggunakan 18 tahun (usia Korea) sebagai sarana pemasaran. Aku akan memposting lebih banyak materi dan cerita nanti," imbuhnya.
Pernyataan ini (yang dirilis di Instagram) telah di-screenshot dan dibagikan di Twitter dan diterjemahkan oleh seorang netizen. Pengguna Twitter, bagaimanapun, tidak menyantumkan akun Instagram untuk melindungi privasi terduga teman Kim Garam.
(wk/chus)