'Extraordinary Attorney Woo' Jadi Perhatian Ibu Penderita Autis, Ini Pendapatnya Soal Konsep Drama
ENA
TV

Baru-baru ini seorang ibu yang memiliki anak dengan spektrum autisme mengomentari konsep drama 'Extraordinary Attorney Woo'. Seperti apa komentar lengkapnya?

WowKeren - Drama ENA "Extraordinary Attorney Woo" menuai banyak pujian karena dianggap mulai mengubah sudut pandang tentang penyandang disabilitas dengan menggambarkan kisah pengacara autis. Berkat drama tersebut, topik tentang autisme dan kesadaran sosial untuk membantu penyandang disabilitas menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan.

Baru-baru ini seorang ibu yang memiliki anak autis (yang dipanggil dengan Bomuri), memberi pujian selangit pada alur drama ini. Dia memuji tim produksi yang mampu menggambarkan kehidupan penderita autis dengan sangat detail.

Ibu Bomuri menuturkan, "Dramanya sendiri sangat seru. Aku suka melihat Woo Young Woo ditampilkan sebagai manusia. Detail autismenya juga sangat bagus."

Ibu Bomuri kemudian berbicara tentang apakah seorang penderita autis benar-benar bisa bekerja sebagai pengacara. Secara khusus, dia menjelaskan bahwa tidak semua penderita autis memiliki kondisi yang sama.

Dia menjelaskan, "Ada beberapa orang yang mempertanyakan apakah premis seorang pengacara autis mungkin, tapi kupikir itu mutlak. Apalagi, Woo Young Woo menerima banyak cinta dari ayahnya dan juga memiliki sahabat yang baik."


Dia melanjutkan, "Bahkan jika seseorang memiliki spektrum autisme yang sama, mereka bisa sangat berbeda. Beberapa orang mempertanyakan apakah anakku autis, tapi dia hanya berbeda dan memiliki sifat yang mirip sekaligus berbeda dari Young Woo. Woo Young Woo peka terhadap suara dan pintu putar, tapi Bomuri tidak."

"Dia (Bomuri) marah ketika mendengar kritik yang sama dan tidak terbiasa dengan humor atau ekspresi yang lebih bernuansa, jadi dia berbicara secara langsung dan hanya membahas hal-hal yang menarik baginya. Tapi dia menjadi lebih baik karena belajar keterampilan sosial dari waktu ke waktu," imbuhnya.

Terakhir, ibu Bomuri mengingatkan bahwa pemirsa tidak boleh lupa jika tujuan drama adalah untuk "menghibur". Karena itulah mereka harus mempertimbangkan faktor tersebut saat memperdebatkan apakah ceritanya realistis atau tidak.

"Ketika aku menonton drama, daripada memikirkan apakah itu realistis, aku hanya menontonnya karena menyenangkan dan memiliki efek penyembuhan," pungkasnya.

Sementara itu, episode terbaru "Extraordinary Attorney Woo" kembali mencetak rating tinggi. Menurut Nielsen Korea, episode ketujuh drama ini berhasil mencatat rating nasional dengan rata-rata sebesar 11,69 persen.

(wk/eval)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait