Polisi Usulkan Perubahan Jam Kantor Demi Atasi Macet Jakarta, Pemprov DKI Bilang Begini
Nasional

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menilai ada baiknya jika jam masuk kantor diatur sehingga tidak terjadi penumpukan di jalanan. Mengingat pekerja dan pelajar kerap berangkat di waktu yang sama pada pagi hari.

WowKeren - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman memberikan usul untuk mengurangi kemacetan di Ibu Kota. Salah satunya adalah dengan mengubah jam kantor.

Menurut Latif, mobilitas pekerja dan pelajar yang berangkat di jam yang sama pada pagi hari kerap menimbulkan kemacetan di Jakarta. Oleh sebab itu, ia menilai ada baiknya jika jam masuk kantor diatur sehingga tak menumpuk di jalanan.

"Saya mengusulkan mengatur aktivitas kerja mereka. Seperti kelompok anak sekolah mereka aktivitasnya kan jam 7 pagi, kelompok pekerja esensial mereka apel di kantor jam 8, jam 9. Nah, yang kritikal jam 10 atau jam 11 siang," ungkap Latif, Rabu (20/7). "Sehingga mereka akan berangkatnya tidak bersama-sama. Jadi saya ingin melakukan koordinasi ini."

Usulan perubahan jam kantor tersebut lantas ditanggapi oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Riza menyatakan bahwa Pemprov DKI perlu masukan dari pihak lain soal aturan jam masuk kantor. Oleh sebab itu, pihaknya akan melibatkan pihak swasta dan juga wilayah penyangga Ibu Kota dalam membahas usulan tersebut.


"Usulan itu kan tidak bisa diputuskan secara sepihak oleh Pemprov. Itu kan menyangkut banyak hal, tidak hanya pemerintah di Pemprov, tetapi juga pemerintah lainnya, swasta juga," papar Riza di Balai Kota DKI, Kamis (21/7). "Ini kebijakan yang tidak mudah yang bisa diputuskan sepihak. Ini perlu kerja sama semua, kebijakan ini juga perlu didukung pemerintah pusat."

Politisi Partai Gerindra tersebut lantas menyampaikan apresiasi atas usulan yang disampaikan Dirlantas Polda Metro Jaya tersebut. Riza berjanji bahwa usulan tersebut akan dibahas dengan pihak-pihak terkait dalam waktu dekat.

"Kami menghormati setiap masukan dari siapa saja, dari mana saja. Kami akan mempertimbangkan, evaluasi, diskusi, dan bahas," paparnya.

Di sisi lain, Riza sempat menjelaskan sejumlah program yang selama ini dijalankan Pemprov DKI untuk mengurangi kemacetan. Mulai dari program ganjil-genap hingga perbaikan transportasi umum.

"Sudah lebih dari satu juta orang yang gunakan Transjakarta dan sekarang transportasi juga makin baik, jalur sepeda, trotoar, jalan, jembatan, semua kami perbaiki," tukasnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait