Wisatawan Asing Berakhir Naik Angkutan Umum ke Bandara Komodo Imbas Travel Wisata Ikut Mogok
Nasional

Travel wisata di kawasan Pulau Komodo ikut mogok memprotes kenaikan tarif masuk hingga mencapai Rp 3,75 juta. Hal itu pun membuat para wisatawan terpaksa meminta angkutan umum untuk mengantar mereka ke Bandara.

WowKeren - Kenaikan tarif masuk daerah wisata Pulau Komodo diketahui memicu protes dari para pelaku usaha, termasuk para agen travel wisata. Tak ayal, aksi mogok tersebut juga berimbas pada para wisatawan domestik maupun asing yang sudah terlanjur memilih kawasan Pulau Komodo sebagai destinasi wisata mereka.

Alhasil, banyak wisatawan atau turis yang memutuskan untuk menggunakan transportasi umum, seperti bemo atau angkutan umum untuk pergi ke Bandara Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seorang sopir angkutan umum mengungkap bahwa memang tidak ada kendaraan travel yang mengangkut para turis tersebut. Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk meminta di antar ke Bandara Komodo dengan menggunakan angkutan umum.

"Dari kemarin tidak ada kendaraan, jadi mereka tahan kita, maka kita muat mereka ke bandara," kata sopir angkutan umum Rio (28) di Bandara Komodo, NTT, Selasa (2/8) melansir Tempo.com. "Kami kasihan, jadi kami muat."


Rio pun mengaku mendapat bayaran Rp 50 ribu untuk sekali muat para wisatawan. Rio rupanya sudah dua kali mengantarkan para wisatawan itu ke Bandara Komodo pada Senin (1/8) lalu. Sementara pada Selasa (2/8) kemarin, Rio mengaku baru mengantarkan satu rombongan turis.

Sementara itu di lain pihak, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi juga menyampaikan kesiapan mereka untuk mengatasi kesulitan transportasi yang dialami para wisatawan sebagai dampak dari aksi mogok pelaku pariwisata. Edistasius Ende memastikan pelayanan bagi para wisatawan tersebut akan tetap berjalan secara prima.

"Kami pastikan seluruh pelayanan berjalan dengan prima. Begitu ada kesulitan transportasi, kami siapkan," pungkas Edistasius.

Keputusan pemerintah untuk menaikkan tarif ke Pulau Komodo memang telah membawa pengaruh signifikan. Bahkan, sudah ada 10 ribu lebih calon wisatawan yang memilih membatalkan rencana kunjungan mereka ke Labuan Bajo setelah keluarnya pengumuman tersebut.

Seperti diketahui, pemerintah akhirnya tetap menaikkan tarif masuk ke Pulau Komodo dan Pula Padar menjadi Rp 3,75 juta per 1 Agustus 2022, hari ini. Angka itu naik drastis dari harga tiket masuk sebelumnya yang hanya Rp 150 ribu per kunjungan. Namun untuk tarif ke Pulau Rinca tetap sama.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait