Polisi di Thailand Totalitas Nyamar Jadi Biksu Demi Bekuk Pengedar Narkoba
Unsplash/Muni Citto
Dunia

Totalitas dengan penyamarannya, petugas itu tak hanya meminta untuk meminjam beberapa jubah dari para biksu namun juga mencukur kepalanya, hingga penampilannya berubah.

WowKeren - Seorang polisi di Thailand nekat melakukan upaya tak biasa untuk bisa membekuk pengedar narkoba. Dia menukar seragamnya dengan jubah safron untuk menyamar sebagai biksu pekan lalu.

Itu semua merupakan bagian dari rencananya untuk mengelabui dua pengedar narkoba di provinsi Ratchaburi, Thailand tengah. Hal itu bermula dari laporan warga.

Penduduk desa di distrik Ban Pong mengeluh kepada polisi bahwa Ya Ba, Methenamine versi murah, sedang dijual di sebuah kuil terkenal di daerah itu, jadi Inspektur Pol. Kolonel Piyapong Wongketujai pun pergi untuk menyelidiki pada hari Jumat pekan lalu.

Totalitas dengan penyamarannya, petugas itu tak hanya meminta untuk meminjam beberapa jubah dari para biksu namun juga mencukur kepalanya, hingga penampilannya berubah menjadi apa yang tampak sebagai anggota sejati Sangha Buddhis.


'Biksu' itu menunggu di dekat papan iklan sampai dua pria dengan sepeda motor berhenti di luar apotek di halaman kuil. Piyapong yang segera yakin bahwa keduanya tengah melakukan transaksi narkoba, segera melompat keluar dari balik papan nama dan mengunci kedua pria itu agar mereka tidak bisa melarikan diri.

Kemudian, Piyapong memanggil bala bantuan untuk melakukan penangkapan. Dari penangkapan itu, polisi berhasil menyita 34 pil Ya Ba dan menangkap Itthipon 'Chok' Phonriap, 29 tahun, dan Wirichon 'Aof' Sonthisaka, 31 tahun, dua pria lokal dari distrik Ban Pong.

Namun sayangnya, meski telah berhasil membekuk pelaku pengedar narkoba, polisi itu juga dinilai telah melanggar hukum dalam prosesnya. Ada alasan mengapa orang tidak mengenakan jubah Buddha di pesta pakaian mewah di Thailand seperti bagaimana beberapa orang Barat berpakaian seperti biarawati Katolik di Halloween. Jika seseorang tidak ditahbiskan sebagai biksu dalam upacara penahbisan yang diakui oleh pendeta Buddha Thailand maka mengenakan jubah biksu di Thailand dianggap sebagai hal yang ilegal.

Biarawati Buddha di Thailand (maechis) mengenakan jubah putih. Wanita di Thailand tidak diperbolehkan menjadi bhikkhuni sepenuhnya, setara dengan seorang bhikkhu, jadi mereka tidak diperbolehkan mengenakan jubah oranye.

(wk/zodi)

You can share this post!

Artikel Terkait