Seorang Imigran Muslim Ditangkap Terkait Pembunuhan 4 Pria Islam yang Hebohkan New Mexico AS
Unsplash/David von Diemar
Dunia

Pada Selasa (9/8) polisi mengaku telah menangkap seorang imigran Muslim asal Afghanistan berusia 51 tahun bernama Muhammad Syed. Syed secara resmi didakwa dengan dua pembunuhan.

WowKeren - Empat orang pria Muslim tewas dalam serangkaian peristiwa pembunuhan mengejutkan di New Mexico, Amerika Serikat. Pembunuhan itu diperkirakan saling terkait satu sama lain dan diduga menjadi bagian dari kejahatan rasial.

Kekinian, seorang imigran Muslim asal Afghanistan justru ditangkap sebagai tersangka utama dalam kasus pembunuhan berantai tersebut. Pada Selasa (9/8) polisi mengaku telah menangkap seorang pria berusia 51 tahun bernama Muhammad Syed.

Syed merupakan salah satu anggota di antara komunitas imigran Islam di kota itu. Pihak otoritas mengatakan pembunuhan itu mungkin berakar pada dendam pribadi, diduga berkaitan dengan sektarian intra-Muslim.

Diketahui, keempat korban merupakan keturunan Afghanistan atau Pakistan. Satu orang terbunuh pada bulan November 2021 lalu, dan tiga lainnya tewas dalam dua minggu terakhir.

Rumah tersangka di Albuquerque telah digeledah dan polisi mengaku menemukan bukti yang menunjukkan bahwa pelaku mengenal korban sampai batas tertentu. "Konflik antar pribadi mungkin telah menyebabkan penembakan," ujar polisi dalam pernyataan yang mengumumkan penangkapan tersebut..


Menurut Wakil Komandan Kyle Hartsock dari Departemen Kepolisian Albuquerque, penyelidik masih mengumpulkan motif pembunuhan keempat pria Muslim tersebut. Hartsock juga mengatakan bahwa permusuhan sektarian oleh tersangka terhadap sesama korban Muslim mungkin telah berperan dalam pembunuhan itu.

"Tapi kami tidak begitu jelas apakah itu motif sebenarnya, atau apakah itu bagian dari motif, atau apakah ada gambaran yang lebih besar yang kami lewatkan," tuturnya.

Adapun Syed disebut memiliki catatan pelanggaran pidana di Amerika Serikat selama tiga atau empat tahun terakhir. Termasuk kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Syed secara resmi didakwa dengan dua pembunuhan. Yakni pembunuhan Aftab Hussein pada 26 Juli dan pembunuhan Muhammad Afzaal Hussain pada 1 Agustus.

Korban terakhir, Nayeem Hussain, tewas pada Jumat (5/8) beberapa jam setelah menghadiri pemakaman dua pria yang terbunuh pada bulan Juli dan Agustus. Ketiga korban tersebut menghadiri Islamic Center of New Mexico, masjid terbesar di Albuquerque, dan semuanya ditembak di dekat Central Avenue di tenggara Albuquerque.

(wk/Bert)

You can share this post!

Artikel Terkait