Umat Islam Amerika Dihantui Ketakutan Usai Serangkaian Pembunuhan Muslim Terjadi di New Mexico
Dunia

Peristiwa pembunuhan 4 orang Islam di New Mexico kini menimbulkan ketakutan baru bagi komunitas Muslim di seluruh Amerika Serikat, yang menghadapi rasisme, diskriminasi dan kekerasan.

WowKeren - Serangkaian peristiwa pembunuhan terjadi di New Mexico, Amerika Serikat dan menewaskan 4 pria Muslim. Pembunuhan itu pun diduga saling terkait satu sama lain dan diduga menjadi bagian dari kejahatan rasial. Tak ayal peristiwa itu telah mengirimkan gelombang ketakutan kepada komunitas Muslim di seluruh Amerika Serikat.

Pihak berwenang mengidentifikasi korban keempat pada hari Senin (8/8) kemarin. Pihaknya tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa pembunuhan beberapa pria Muslim di kota Albuquerque dapat dikaitkan.

Sementara tiga pembunuhan yang lain terjadi pada minggu lalu. Pihak berwenang mengatakan bahwa ras dan agama para korban adalah faktor umum. Polisi juga telah meminta warga untuk membantu menemukan kendaraan yang mereka yakini terkait dengan pembunuhan tersebut.

"Penyelidik percaya pembunuhan hari Jumat mungkin terkait dengan tiga pembunuhan baru-baru ini terhadap pria Muslim juga dari Asia Selatan," kata polisi, melansir Al Jazeera.

“Saya marah dan sedih dengan pembunuhan mengerikan empat pria Muslim di Albuquerque,” kata Joe Biden di Twitter pada Minggu (7.8). “Sementara kami menunggu penyelidikan penuh, doa saya bersama keluarga korban, dan pemerintahan saya mendukung komunitas Muslim. Serangan kebencian ini tidak memiliki tempat di Amerika."


Naeem Hussain tewas Jumat malam, dan penembakan penyergapan telah menewaskan tiga pria Muslim lainnya dalam sembilan bulan terakhir. Pembunuhan tersebut telah menjadi sumber ketakutan bagi umat Islam di seluruh AS, yang menghadapi rasisme, diskriminasi dan kekerasan.

“Fakta bahwa tersangka masih buron sangat menakutkan,” tulis Debbie Almontaser, seorang pemimpin komunitas Muslim di New York, di Twitter. "Siapa selanjutnya?!"

Hussain (25) berasal dari Pakistan, kematiannya terjadi tak lama setelah kematian Muhammad Afzaal Hussain (27) dan Aftab Hussein( 41) yang juga berasal dari Pakistan. Mereka berasal dari anggota masjid yang sama. Kasus paling awal terjadi pada bulan November dan melibatkan pembunuhan Mohammad Ahmadi (62) dari Afghanistan.

Edward Ahmed Mitchell, wakil direktur kelompok hak-hak sipil Muslim Council on American-Islamic Relations (CAIR), mengatakan bahwa komunitas Muslim di AS akan menanggapi pembunuhan dengan "kewaspadaan, peningkatan kehati-hatian, ketahanan". CAIR telah menawarkan hadiah $ 10 ribu kepada orang yang memberikan informasi kepada penegak hukum yang mengarah pada penangkapan si pembunuh.

Kendaraan yang sama diduga digunakan dalam keempat pembunuhan . Sebuah Volkswagen empat pintu abu-abu gelap atau perak yang tampaknya Jetta atau Passat dengan jendela berwarna, menurut polisi. Pihak berwenang merilis foto yang meminta orang untuk membantu mengidentifikasi mobil dan menawarkan hadiah $20 ribu untuk informasi yang mengarah pada penangkapan.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts