Banjir Parah di Seoul Bikin Sejumlah Mobil Mewah 'Terdampar' di Jalanan
AP Photo/Ahn Young-joon
Dunia

Menurut kantor metropolitan Seoul, beberapa jalan di sepanjang Sungai Han yang melintasi tengah ibu kota harus ditutup selama beberapa jam pada Selasa (9/8) pagi ini untuk keselamatan.

WowKeren - Hujan deras yang mengguyur wilayah Seoul, Korea Selatan, pada Senin (8/8) malam membuat banyak pengemudi terjebak di jalanan yang banjir. Lalu lintas pada Selasa (9/8) pagi pun terhalang oleh banyaknya mobil yang ditinggalkan pengendaranya karena banjir pada Senin malam.

Dalam foto-foto yang diambil pada Selasa pagi, tampak beberapa mobil mewah turut "terdampar" akibat banjir tersebut. Mulai dari mobil BMW yang separuh badannya terangkat ke trotoar dengan pintu bagasi terbuka, hingga mobil Tesla putih yang bagian belakangnya terangkat dari jalan.

Adapun seorang warga Seoul yang biasa pulang pergi dari Seodaemun ke Seocho sejauh 16 kilometer mengaku dirinya harus berangkat jam 6 pagi hari ini. Ia rela berangkat satu jam lebih awal dari biasanya supaya tidak terlambat sampai ke tempat kerja.

"Saya naik taksi karena saya tidak yakin bisa pulang ke rumah," ungkap warga tersebut dilansir The Korea Herald.

Kantor-kantor publik di Seoul memundurkan waktu bukanya hingga dua jam pada pukul 11 pagi untuk menghindari dampak hujan pada lalu lintas. Menurut kantor metropolitan Seoul, beberapa jalan di sepanjang Sungai Han yang melintasi tengah ibu kota harus ditutup selama beberapa jam pagi ini untuk keselamatan.


"Air masih menutupi jalan di banyak tempat, dan tidak bisa dilewati," kata seorang pejabat Seoul.

Sementara itu, operasi kereta bawah tanah di Gangnam dan distrik terdekat di Seoul yang mengalami kerusakan parah terpaksa dihentikan setelah hujan mengguyur stasiun. Satu jalur yang melewati Seoul selatan harus ditutup sama sekali. Bagian dari langit-langit bahkan runtuh di dalam Stasiun Isu.

Di Provinsi Gyeonggi yang mengelilingi Seoul, puluhan penutupan jalan raya memaksa para pengguna jalan untuk mengambil jalan memutar. Presiden Korsel Yoon Suk-yeol sendiri telah menyatakan bahwa pemulihan jalan dan sistem kereta bawah tanah secara penuh "diperkirakan akan memakan waktu."

Di sisi lain, media lokal yang mengutip Administrasi Meteorologi Korea (KMA) melaporkan bahwa bagian selatan Seoul menerima lebih dari 100 mm (3,9 inci) hujan per jam dan beberapa bagian kota telah menerima 141,5 mm hujan, yang mana itu merupakan curah hujan terburuk dalam 80 tahun. Banjir hebat di Seoul dan daerah metropolitan dilaporkan memakan tujuh korban jiwa.

Markas Besar Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Pusat melaporkan ada lima orang yang tewas di Seoul dan dua orang lainnya dari provinsi tetangga Gyeonggi pada Selasa pagi. Empat orang dilaporkan tewas setelah terperangkap di gedung-gedung yang terendam banjir, dan satu orang lainnya meninggal karena tersengat aliran listrik.

(wk/Bert)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait