Kim Garam Akui Labrak Terduga Korban Bully, Ini Detail Baru Soal Komite Kekerasan Sekolah
Instagram/le_sserafim
Selebriti
Dugaan Bullying Kim Garam LE SSERAFIM

Seseorang menyebarkan surat permintaan maaf Kim Garam yang membeberkan masalah dari sisinya dan mengungkapkan lebih detail terkait kasus melabrak terduga korban hingga komite kekerasan sekolah dilangsungkan.

WowKeren - Seorang anonim membeberkan bahwa ia mengunggah pernyataan Kim Garam sukses menghebohkan. Diungkapkan Kim Garam tidak memiliki media sosial dan memintanya untuk membeberkan surat permintaan maaf.

Pada surat tersebut, Kim Garam membantah secara pribadi menjadi pelaku perundungan seperti yang dibeberkan terduga korban. Kim Garam menyebutkan ia tidak pernah memukul, mengucilkan teman sekolah, bahkan merokok dan minum-minuman alkohol di bawah umur.

Meski begitu, Kim Garam membenarkan jika komite kekerasan sekolah memang pernah digelar terkait masalahnya dengan terduga korban Yoo Eun Seo (nama samaran). Kim Garam juga membeberkan posisinya mengenai komite kekerasan sekolah yang memberikan hukuman tingkat 5 padanya.

Detail pernyataan Kim Garam terkait masalah melabrak dengan teman-teman lain hampir mirip seperti diungkapkan HYBE Labels sebelumnya. Ia memberikan pernyataan terkait awal mula permasalahan dengan terduga korban.

"Komite Otonom untuk Penanggulangan Kekerasan di Sekolah Insiden terjadi antara bulan Maret dan Mei di sekolah menengah ketika Yoo Eun Seo mengunggah foto teman saya yang hanya mengenakan pakaian dalam dan berbicara di belakang punggungnya," terang Kim Garam.


Pernyataan Kim Garam terkait tuduhan pelaku bully

Sumber: Instagram

Kim Garam mengaku bahwa tindakannya dan teman-temannya bertemu Yoo Eun Seo bersama-sama adalah hal yang salah. Namun, ia mengaku tidak mengerti kesalahan tindakannya di masa lalu karena hanya berniat membantu seorang temannya.

"Saya mulai berdebat dengan Yoo Eun Seo itu adalah hal yang benar untuk dilakukan untuk membantu korban, dan saya tidak menyadari keseriusan tindakan kami karena kami merasa bangga (membantu). Melihat ke belakang sekarang, saya sangat tidak dewasa dan kekanak-kanakan. Saat itu, persahabatan adalah yang paling penting bagi saya, dan waktu bersama teman adalah yang paling menyenangkan," jelas mantan anggota LE SSERAFIM ini.

Kim Garam mengaku sampai merasa canggung setelah mengerti bahwa bertemu Yoo Eun Seo bersama teman-temannya salah. "Metode tindakan saya saat itu salah. Ada banyak kesalahan yang saya buat dan saya canggung, tetapi saya tidak ingin membenci diri sendiri untuk saat itu," beber Kim Garam.

Surat tersebut tertulis dibuat pada 10 Agustus lalu. Pada akhir surat terdapat tulisan tangan bertuliskan nama "Kim Garam".

(wk/alfa)

You can share this post!

Artikel Terkait