Sebagian Korsel Masih Dilanda Hujan di Tengah Banjir, Peringatan Tanah Longsor Dikeluarkan
Dunia

Sebagian wilayah Korsel tampaknya masih diguyur hujan di tengah bencana banjir. Di samping itu, pihak berwenang pun mengeluarkan peringatan tentang tanah longsor.

WowKeren - Banjir di sebagian Korea Selatan hingga saat ini diketahui masih berlangsung. Bahkan hujan lebat juga masih mengguyur wilayah Gyeonggi selatan, Chungcheong utara dan selatan, serta Gangwon pada Rabu (10/8) malam. Akibatnya, menyebabkan banjir yang luas dan sedikitnya 11 kematian di seluruh negeri.

Kemudian, sekitar 327 milimeter jatuh pada Rabu malam di Jecheon, Chungcheong Utara, sementara 269 milimeter tercatat di Cheongju. Penduduk Cheongju pun tampak membawa ember dan turun ke jalan untuk mencoba dan menahan air yang naik saat air berlumpur datang dari Musimcheon, sungai yang mengalir melalui kota, meluap ke daerah dataran rendah, dan sekitarnya.

Berdasarkan informasi yang didapat dari Korea JoongAng Daily, sedikitnya 26 rumah rusak akibat banjir di Cheongju, sementara 11 rumah terendam banjir di Daejeon yang juga dilanda banjir. Atas hal ini, Markas Pusat Penanggulangan Bencana dan Keselamatan melaporkan bahwa 11 orang dipastikan tewas dan delapan lainnya hilang pada pukul 06:00 waktu setempat, Kamis (11/8).

Di sisi lain, Administrasi Meteorologi Korea telah mencabut peringatan hujan di wilayah Seoul yang lebih luas dan Incheon yang berdekatan, tetapi mempertahankan peringatan hujan lebat untuk wilayah tengah negara itu, termasuk Chungcheong Selatan, di mana curah hujan dapat mencapai antara 30 dan 40 milimeter per jam pada Kamis malam.


Kemudian, Pihak berwenang juga mengumumkan penutupan jalan di beberapa lokasi di seluruh negeri karena banjir, tanah longsor atau erosi. Lalu, Dinas Kehutanan Nasional meningkatkan peringatan tanah longsor untuk Jeolla Utara dan Gyeongsang Utara pada Kamis pagi saat hujan musiman bergerak ke selatan.

Meski begitu, peringatan tanah longsor yang lebih rendah tetap berlaku di Seoul, Incheon, Daejeon, Sejong, Gyeonggi, Gangwon, dan Chungcheong Utara dan Selatan. Daerah-daerah itu dinilai tetap berisiko longsor akibat hujan awal pekan ini.

Sejauh ini, tercatat sebanyak 26 tanah longsor yang terjadi selama hujan lebat minggu ini, sebagian besar di wilayah pegunungan Gangwon. Namun pada Kamis (11/8), saat awan hujan bergerak ke selatan, pihak berwenang telah meningkatkan peringatan tanah longsor untuk Provinsi Jeolla Utara dan Provinsi Gyeongsang Utara pada pukul 11:00 waktu setempat.

Greater Seoul, Daejeon, Sejong, Provinsi Gangwon, dan Provinsi Chungcheong disebut juga berisiko tinggi terhadap tanah longsor karena hujan yang terus berlanjut awal pekan ini. Direktur Biro Perlindungan Hutan di Dinas Kehutanan Korea, Kim Yong-kwan lantas menyarankan masyarakat untuk berhati-hati.

(wk/tiar)

You can share this post!

Artikel Terkait