Soal Isu Bullying Kim Garam, Pakar Musik Ini Analisis Langkah HYBE yang Cenderung Pasif
Naver
Selebriti
Dugaan Bullying Kim Garam LE SSERAFIM

Dianggap pasif dalam menangani isu bullying Kim Garam hingga dikeluarkan dari LE SSERAFIM, seorang pakar musik meninjau ulang langkah HYBE sebelum ada pada keputusan final.

WowKeren - Isu bullying yang dilakukan Kim Garam mantan member LE SSERAFIM kembali hangat dibicarakan. Hal itu disebabkan Kim Garam sendiri buka suara melalui akun Instagram anonim menjelaskan tentang posisinya dalam permasalahan ini.

Pada 11 Agustus, pakar musik Mr. Gachi yang aktif di YouTube membagikan perspektifnya mengenai masalah Kim Garam mulai dari hukuman level 5 hingga langkah HYBE yang cenderung pasif. Seperti diketahui, Source Music dan HYBE memilih mengakhiri kontrak Kim Garam padahal belum ada kebenaran pasti mengenai tuduhan kekerasan sekolah tersebut.

"Tapi kenapa HYBE tidak aktif membela?" tanya Mr. Gachi. "Bahkan jika risalah rapat tidak bisa dibuka, mereka akan bisa menjelaskan lebih aktif tentang hukuman level 5 dan klaim korban, yang menjadi isu utama."

Mr. Gachi menyebutkan HYBE sulit memberikan penjelasan kepada publik karena reaksi bertentangan akan selalu ada. Terlebih lagi, agensi juga harus memosisikan diri sebagai penanggung jawab citra Kim Garam serta melindungi hak-hak korban.

"Namun, meskipun HYBE menjelaskannya dengan caranya sendiri, pasti membuat HYBE frustasi karena tidak percaya pada apa pun yang mereka katakan, karena opini publik benar-benar terbalik," lanjut Mr. Gachi.


Dengan imej Kim Garam yang sudah hampir tidak tertolong, agensi dinilai tidak bisa berbuat apa-apa apabila ingin menyelamatkan citra grup. Pasalnya, Kim Garam tidak hanya bekerja sendirian melainkan dengan lima gadis lain di LE SSERAFIM yang citranya juga harus dilindungi atau reaksi publik semakin keras.

"Tapi itu terlalu kasar untuk Kim Garam secara pribadi. Tapi sepertinya HYBE tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan jika mereka menjelaskannya, reaksi publik terlalu tegas," bebernya.

Mr. Gachi menganggap tidak ada yang salah dengan pernyataan HYBE. Namun semua itu barulah bisa dipercaya dan memperbaiki citra Kim Garam jika agensi mampu memberikan bukti kokrit kepada publik.

"Jika dipikir-pikir sekarang, tidak ada yang salah dengan pernyataan HYBE. Tapi kalaupun mereka mengatakan itu, publik tidak percaya. Jadi, seharusnya ada bukti konkrit seperti notulen rapat," terangnya. "Tapi dia keluar begitu saja."

Meski alasan HYBE mengeluarkan Kim Garam dapat dimengerti, langkah-langkahnya hingga ada pada keputusan itu dianggap meninggalkan penyesalan.

"Posisi agensi dapat dimengerti dalam hal itu, tetapi juga meninggalkan beberapa penyesalan," tutup Mr. Gachi.

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts