Wakil PM William Ruto Dideklarasikan Sebagai Presiden Kenya Di Tengah Aksi Protes
AP Photo/ Sayyid Abdul Azim
Dunia

Kenya diketahui baru saja menggelar pemilihan presiden. Dalam perhitungan, Wakil Perdana Menteri Kenya William Ruto berhasil meraih suara 50,49 persen, menang tipis dari lawannya.

WowKeren - Wakil Perdana Menteri Kenya William Ruto dideklarasikan sebagai Presiden negara berikutnya pada Senin (15/8). Adapun pendeklarasian ini diketahui berlangsung saat kekacauan pecah di pusat pemilihan nasional di Nairobi terkait hasil tersebut.

Melansir UPI, Ruto berhasil memenangkan perolehan suara 50,49 persen. Kemenangan yang didapatnya ini tipis dari pemimpin oposisi veteran dan mantan PM Raila Odinga yang bertarung dalam pemilihan kelimanya saat negara itu memilih penggantinya untuk Presiden Uhuru Kenyatta.

Selama masa kampanye berlangsung, Ruto diketahui berjanji untuk menghidupkan kembali ekonomi negara dan memberikan lebih banyak kesempatan bagi semua warga negara lantaran Kenya menghadapi pengangguran yang tinggi dan utang yang besar.

"Tidak ada ruang untuk balas dendam," ujar Ruto dalam pidato pengakuannya, dilansir melalui UPI, Selasa (16/8). "Saya sangat sadar bahwa negara kita berada pada tahap di mana kita membutuhkan semua tangan di dek."

Ruto kemudian mengatakan bahwa dalam Pemilu tersebut tidak ada yang kalah. "Rakyat Kenya menang karena kami telah menaikkan standar politik. Rakyat Kenya adalah pemenang terbesar," lanjut Ruto.


Sementara itu, hasil pemilihan yang berlangsung pada Selasa (16/8), disebut ditunda lebih dari dua jam melewati batas waktu konstitusional Senin (15/8), setelah komisi pemilihan negara itu terpecah dan empat pejabat memperdebatkan hasil komisi tersebut.

Di sisi lain, koalisi Odinga pun menolak hasilnya. Sementara berdasarkan laporan, disebutkan ada perkelahian pecah dan kursi dilemparkan ke dalam pusat penghitungan nasional. Kemudian pada konferensi pers di luar gedung, kepala agen Odinga Saitabao Kanchory mengatakan mereka tidak dapat memeriksa hasil akhir dengan penghitungan mereka sendiri.

"Begitu kami melihatnya, kami ingin memverifikasinya, ketika kami memverifikasinya, kami akan dapat mengetahui dan memberi tahu orang-orang Kenya karena hasil yang tidak dapat diverifikasi bukanlah hasil," ungkap Kanchory kepada wartawan.

Alhasil, jajak pendapat memperkirakan kemenangan untuk Odinga, yang berkampanye untuk melembagakan sistem perawatan kesehatan untuk semua, dengan beberapa media menempatkannya di posisi terdepan setelah pemilihan.

Namun beberapa jam setelah Ruto dinyatakan sebagai pemenang, ada demonstrasi yang sedang berlangsung di seluruh bagian Nairobi, ketika pasangan Odinga, Martha Karua, mentweet "Ini belum berakhir sampai semuanya berakhir."

(wk/tiar)

You can share this post!

Artikel Terkait