Eks PM Australia Diam-Diam Pernah Tunjuk Diri Sendiri ke 5 Kementerian Tambahan Hingga Picu Amarah
Dunia

Penunjukkan diri secara diam-diam ini memberi Scott Morrison kekuatan pengambilan keputusan untuk bidang-bidang penting tersebut dan membuatnya menjadi menjadi wasit terakhir

WowKeren - Mantan Perdana Menteri Australia Scott Morrison baru-baru ini terungkap sempat menunjuk dirinya sendiri ke lima kementerian tambahan secara diam-diam kala masih berkuasa. Antara Maret 2020 dan Mei 2021, Morrison menunjuk dirinya sendiri untuk mengelola bidang kesehatan, keuangan, industri, sains, energi dan sumber daya, urusan dalam negeri, dan perbendaharaan tanpa sepengetahuan publik. Dalam beberapa kasus, penunjukkan Morrison bahkan dilakukan tanpa memberitahu menteri yang ada.

Tidak ada pengumuman resmi atau catatan sumpah Morrison untuk kelima bidang kementerian itu. Penunjukkan diri secara diam-diam ini memberi Morrison kekuatan pengambilan keputusan untuk bidang-bidang penting tersebut. Hal itu membuat Morrison menjadi menjadi wasit terakhir, meskipun hanya sedikit di dalam kabinetnya yang tahu bahwa dia memegang kekuasaan itu.

Pada Selasa (16/8), Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan bahwa ia tengah menunggu nasihat hukum atas kemungkinan konsekuensi dari penunjukkan rahasia Morrison tersebut. Albanese sendiri menilai hal yang dilakukan oleh Morrison merupakan "penghancuran sistem Westminster yang belum pernah terjadi sebelumnya".

Aksi Morrison juga memicu kemarahan publik hingga ia diminta untuk mengundurkan diri dari parlemen. Seruan pengunduran diri itu bahkan datang dari salah satu mantan menteri Morrison sendiri.


"Ini sama sekali tidak dapat diterima, karena seorang perdana menteri berperilaku dengan cara ini merusak segala sesuatu yang secara konstitusional harus diperjuangkan oleh pemerintah federal," tutur mantan Menteri Dalam Negeri Karen Andrews.

Sementara itu, Morrison sendiri telah menyampaikan permintaan maaf kepada mantan rekan menterinya atas "pelanggaran apa pun" yang telah ia lakukan. Morrison mengatakan penunjukan diri diam-diam itu dilakukan hanya untuk digunakan dalam keadaan darurat karena pandemi COVID-19 .

"Ini adalah waktu yang luar biasa dan mereka membutuhkan tindakan luar biasa untuk meresponsnya," kata Morrison dalam sebuah unggahan di Facebook. "Tujuan utama pemerintah kami adalah untuk menyelamatkan nyawa dan mata pencaharian, yang kami capai."

"Untuk mencapai ini, kami perlu memastikan kesinambungan pemerintahan dan pengaturan administratif yang kuat untuk menghadapi hal-hal tak terduga dalam periode ketidakpastian yang konstan selama krisis terbesar negara di luar masa perang," tambahnya.

Pembelaan juga disampaikan oleh Peter Dutton, kepala Partai Liberal yang menaungi Morrison. Dutton yang juga mantan Menteri Pertahanan tersebut membela tindakan Morrison dan menuduh Albanese berusaha membuat "modal politik" atas situasi tersebut. Dutton mengatakan dia tidak mengetahui penunjukan itu, tetapi akan menunggu nasihat hukum sebelum berkomentar lebih jauh.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait