Kagetnya Surya Darmadi Saat Tahu Dirinya Disebut Rugikan Negara Hingga Rp 78 Triliun
Nasional

Di sisi lain, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Ketut Sumedana menjelaskan bahwa pihaknya menunda pemeriksaan Surya Darmadi karena kondisi kesehatannya yang menurun.

WowKeren - Tersangka kasus dugaan korupsi penyerobotan lahan oleh PT Duta Palma Group, Surya Darmadi, kaget kala mengetahui dirinya dituduh telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 78 triliun. Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukum Surya Darmadi, Juniver Girsang.

"Dia juga sampaikan kepada saya, ‘tolong disampaikan bahwa saya terus terang aja kaget terhadap yang dikatakan dan opini yang berkembang bahwa saya ada merugikan negara sampai Rp 78 trilun'," ungkap Juniver di Jakarta, Kamis (18/8).

Juniver mengungkapkan bahwa Surya Darmadi mengaku aset perusahaannya maksimal hanya mencapai Rp 5 triliun. Oleh sebab itu, Surya Darmadi mengaku sangat ingin mendengar penjelasan soal perhitungan kerugian negara Rp 78 triliun yang dituduhkan kepadanya.

"Oleh karenanya dia sangat tertarik tadi menyatakan bahwa 'saya pengin sebetulnya pihak penyidik bisa menjelaskan kepada saya bagaimana hitungan Rp 78 triliun itu'," terang Juniver.


Di sisi lain, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Ketut Sumedana menjelaskan bahwa pihaknya menunda pemeriksaan Surya Darmadi karena kondisi kesehatannya yang menurun. Surya Darmadi dikabarkan akan menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Adhyaksa Kejaksaan, Ceger, Jakarta Timur.

"Pemeriksaan (kasus korupsi) sudah jalan sebentar. Tiba-tiba kondisi tersangka drop atau sakit. Mengeluh dadanya sakit," ungkap Ketut kepada awak media, Kamis.

Diketahui, Surya Darmadi mulai menjalani pemeriksaan pada Kamis pukul 10.35 WIB. Ia kemudian dibawa keluar karena kondisi kesehatan yang menurun pada pukul 13.50 WIB.

Sebelum pemeriksaan, Juniver sempat mengungkapkan bahwa kliennya tampak dalam kondisi jetlag akibat penerbangan dari Taiwan ke Indonesia. Sehari sebelum kembali ke Indonesia, Surya Darmadi juga disebut mendapat surat dokter yang menyatakan bahwa ia seharusnya dirawat.

"Kemarin memang kondisinya lemah ya, karena jetlag. Dan kemudian dia ada mengidap (penyakit) jantung," papar Juniver.

(wk/Bert)

You can share this post!

Artikel Terkait