Dewi Lestari Bagikan Video Terakhir Melihat Jenazah Suami: Abumu Telah Dilarung Perjalananmu Rampung
Instagram/deelestari
Selebriti
Suami Dewi Lestari Meninggal

Dewi Lestari bagikan proses pelarungan abu Reza Gunawan dalam bentuk video. Lewat unggahan ini pula, Dewi Lestari tuliskan untaian kata indah begitu mendalam serta sarat akan makna. Seperti apa?

WowKeren - Kepergian Reza Gunawan masih terus meninggalkan cerita bagi rekan-rekan artis dan sebagian publik. Tak terkecuali bagi istrinya sendiri yakni Dewi Lestari atau biasa disapa Dee Lestari.

Reza Gunawan diketahui embuskan napas terakhir pada 6 September kemarin. Dan pada hari ini, abu dari jenazah Reza Gunawan telah dilarungkan di Pantai Marina Ancol. Proses pelarungan tersebut pun rupanya direkam oleh pihak Dee Lestari.

Tak lama usai melakukan proses pelarungan, Dee Lestari bagikan video detik-detik terkahir melihat jenazah sang suami. Lewat video ini pula, Dee Lestari tuliskan untaian kata-kata indah dan sarat akan makna.

"Abumu telah dilarung. Perjalananmu rampung. Dua hari yang teramat berharga. Bahkan pada kepulanganmu, kamu sebagai seorang guru tak henti-hentinya mengajarkan banyak hal," tulis Dee Lestari.

"Bhante Dhammasubho, yang memberikan wejangan pada Malam Kembang, mengisahkan tentang tiga jenis harta. Harta materi terhitung jelas oleh mata telanjang, dilihat dari barang dan kemewahan seseorang. Harta ilmu dapat terlihat dari gelar, jumlah buku, portofolio yang mengesankan. Namun, harta kebajikan tidak terlihat. Hingga akhir nanti," sambungnya lagi.

Tak berhenti di situ, Dee Lestari kemnbali tuliskan kata demi kata seoalah gambarkan sosok Reza Gunawan yang selama ini tak banyak diketahui publik. Ia ibaratkan kebaikan sang suami merebak bak padang bunga kala musim semi.


"Pada akhir hidupmu, segala yang tak terlihat itu sekonyong-konyong merebak bagai padang bunga kala musim semi. Berbagai kemudahan, bantuan jasa, tenaga, materi, doa, bahkan alam pun bersahabat memberikan laut tenang meski kami pergi melarung abumu sore hari kala laut biasanya rawan," jelas Dee Lestari.

Bahkan tiga aliran besar Buddhis mendoakan kepergian Reza Gunawan secara bergantian hingga berbagai prosesi demi prosesi dimudahkan membuat Dee Lestari semakin memahami atas segala kebaikan yang selama ini sang suami lakukan.

"Para bhante, bhikku, Lama—dari tiga aliran besar Buddhis—mendoakanmu secara bergantian. Satu panggilan telepon permintaan tolong dalam sekian jam bermanifestasi menjadi panitia puluhan orang yang bekerja tanpa pamrih dari pagi hingga malam selama dua hari penuh, memberikanmu rangkaian prosesi yang tertata, khidmat, dan indah. Kamu mengajarkanku, langsung dan nyata, bahwa kebajikan sungguh harta yang paling berharga. Dan, kamu sangatlah kaya," lanjtu Dee Lestari.

Di akhir kalimatnya, Dee Lestari kembali ungkap rasa cintanya pada sang suami. Ucapan syukur dan bahagia pun melebur menjadi satu, ia bangga mendapatkan kesempatan untuk berguru pada sang suami.

"Mengajar selalu menjadi talentamu yang paling kuat dan cemerlang. Kamu tak luput meninggalkan pelajaran meski fisikmu telah lebur bersama ombak berdebur. Aku mencintaimu sebagai istri, sekaligus bersyukur dan bangga layaknya murid yang mendapat kesempatan berguru kepada seorang guru besar," pungkas Dee Lestari.

(wk/devi)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait