7 Cara Pencegahan Stroke Hemoragik, Penyakit yang Diderita Suami Dewi Lestari Sebelum Meninggal
Pexels/RODNAE Productions
Health
Suami Dewi Lestari Meninggal

Dalam artikel kali ini, tim redaksi WowKeren akan menghadirkan beberapa cara untuk mencegah stroke hemoragik, penyakit yang diderita suami Dewi Lestari sebelum meninggal. Simak informasi lengkapnya berikut ini.

WowKeren - Kematian Reza Gunawan yang merupakan suami dari Dewi Lestari cukup menyita perhatian publik. Sebelum meninggal, Reza diketahui sempat menderita stroke perdarahan atau stroke hemoragik.

Stroke hemoragik adalah kondisi ketika seseorang mengalami pendarahan di dalam atau di sekitar otak. Hal ini mengakibatkan terputusnya suplai darah ke otak yang berujung pada kerusakan sel-sel otak.


Jika tak segera ditangani, stroke hemoragik dapat mempengaruhi cara kerja tubuh dan menimbulkan gejala neurologis yang bisa sangat membahayakan. Namun perlu diingat juga bahwa ini adalah penyakit yang kurang umum jika dibandingkan dengan stroke jenis lainnya.

Stroke hemoragik disebabkan oleh berbagai faktor. Mulai dari tekanan darah yang tidak terkontrol, cedera kepala berat, pembuluh darah tidak normal, anurisma otak dan masih banyak lagi.

Berkaitan dengan hal ini, tim redaksi WowKeren telah merangkum beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah stroke hemoragik. Apa sajakah itu? Simak informasi lengkapnya dalam artikel berikut ini:

(wk/eval)

1. Turunkan Tekanan Darah Tinggi


Turunkan Tekanan Darah Tinggi
Pexels/Pavel Danilyuk

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, stroke hemoragik turut disebabkan oleh tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol. Maka dari itu, salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya adalah dengan menurunkan tekanan darah tinggi.

Jalani pola hidup sehat dan konsumsi obat-obatan yang diresepkan dokter untuk mengontrol penyakit darah tinggi. Selain itu, Anda wajib berkonsultasi dengan dokter jika merasakan efek samping setelah mengkonsumsi obat tersebut.

2. Lakukan Pemeriksaan Fisik Secara Berkala


Lakukan Pemeriksaan Fisik Secara Berkala
Pexels/RODNAE Productions

Pemeriksaan fisik secara berkala penting dilakukan untuk memastikan tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Selain itu, Anda juga bisa melakukan diagnosis stroke hemoragik agar tim medis dapat menyarankan jenis pengobatan yang tepat.

Dokter biasanya akan menanyakan berbagai gejala yang Anda alami, riwayat penyakit keluarga serta memeriksa tekanan darah dan detak jantung Anda. Selain itu, dokter juga akan mengecek kemungkinan penggumpalan darah di bagian belakang mata menggunakan alat yang bernama oftalmoskop.

3. Konsumsi Makanan Sehat


Konsumsi Makanan Sehat
Pexels/Trang Doan

Cara berikutnya untuk mencegah stroke hemoragik adalah dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bernutrisi. Adapun keseimbangan makanan sehat adalah makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak dan vitamin.

Ada banyak jenis makanan sehat yang disarankan untuk dikonsumsi setiap hari. Mulai dari sayur, buah, daging, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, susu, ikan dan masih banyak lagi.

4. Hindari Rokok


Hindari Rokok
Pixabay/HansMartinPaul

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mencegah stroke hemoragik adalah dengan menghindari rokok. Nikotin dalam rokok dapat meningkatkan tekanan darah dan karbon monoksida dalam asap rokok dapat menurunkan jumlah oksigen yang dibawa oleh darah. Akibatnya, Anda berisiko terkena stroke hemoragik jika terlalu sering terpapar asap rokok.

Jangan ragu untuk minta saran dokter jika Anda benar-benar kesulitan untuk berhenti merokok. Kebanyakan perokok membutuhkan beberapa kali percobaan untuk benar-benar berhenti, jadi jangan pernah menyerah dan apresiasi setiap kemajuan yang Anda alami.

5. Atasi Gangguan Tidur


Atasi Gangguan Tidur
Pexels/SHVETS production

Seseorang yang mengalami gangguan tidur sangat berisiko mengalami pendarahan di otak atau stroke hemoragik. Oleh sebab itu, cara berikutnya yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyakit ini adalah dengan mengatasi gangguan tidur.

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Seperti menetapkan dan mematuhi jadwal tidur yang Anda buat, menciptakan suasana tidur yang nyaman, mengelola stres hingga menghindari konsumsi minuman beralkohol dan kafein.

6. Rutin Berolahraga


Rutin Berolahraga
Pexels/RUN 4 FFWPU

Jarang berolahraga bisa mendatangkan berbagai macam penyakit seperti obesitas, kolesterol tinggi, dibates hingga tekanan darah tinggi yang memicu terjadinya stroke hemoragik. Oleh sebab itu, rutin berolahraga juga bisa menjadi cara untuk menurunkan risiko terkena penyakit tersebut.

Tidak perlu melakukan olahraga yang terlalu berat, sebab Anda hanya perlu membiasakan diri untuk terus bergerak. Usahakan untuk berolahraga selama 30 menit per hari selama lima hari dalam seminggu. Berolahragalah hingga Anda bernapas dengan keras, namun tidak sampai terengah-engah.

7. Berhati-Hati Saat Berkendara


Berhati-Hati Saat Berkendara
Pexels/Ketut Subiyanto

Cara terakhir yang tak kalah penting untuk dilakukan adalah dengan berhati-hati saat berkendara. Hal ini untuk menghindari cedera kepala berat yang bisa meningkatkan risiko terkena stroke hemoragik.

Gunakan helm standar yang baik (SNI) saat berkendara dengan sepeda motor dan jangan lupa memakai sabuk pengaman saat mengendarai mobil. Dengan begitu, Anda bisa menurunkan risiko mengalami cedera berat jika tiba-tiba terjadi kecelakaan.

Nah itu dia tujuh cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyakit stroke hemoragik. Semoga informasi di atas bermanfaat ya, dan pantau terus artikel-artikel WowKeren!

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait