Apa Itu Quiet Quitting?
Pexels/olia danilevich
SerbaSerbi

Dalam artikel kali ini, tim redaksi WowKeren akan mengulas tentang apa itu Quiet Quitting, apa penyebab serta bagaimana dampaknya pada kesehatan mental. Penasaran?

WowKeren - Dalam bahasa Indonesia, quiet quitting dapat diterjemahkan sebagai "berhenti diam-diam". Secara definitif, istilah ini bertujuan untuk menikmati waktu dan energinya di tempat lain serta membuat lebih banyak batasan di tempat kerja.

Quiet quitting adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan kebiasaan kerja yang sesuai dengan jam kerja dan job desc yang telah ditetapkan sejak awal. Hal ini sangat berlawanan dengan hustle culture yang membuat para karyawan rela lembur dan mengerjakan tugas di luar tanggung jawabnya.

Tren quiet quitting diyakini dapat membuat seseorang mencapai work life balance atau mendapat keseimbangan antara hidup dan pekerjaan. Fenomena ini muncul sebagai akibat dari kerasnya dunia kerja yang pada akhirnya memicu banyak masalah pribadi maupun sosial.

Idealnya, quiet quitting dapat memberikan kesempatan bagi para pekerja untuk menikmati hidup di luar dunia kerja yang sudah menjadi haknya. Ketika pekerja bisa memperbaiki kualitas hidupnya, kinerja mereka pun akan meningkat dan mereka bisa menciptakan suasana positif di tempat kerja.

Selain itu, quiet quitting juga mirip dengan gagasan "bekerja seminimal mungkin". Contoh sederhananya adalah dengan tidak bekerja lembur, tidak memeriksa email atau notifikasi dari kantor selama libur dan tidak melakukan tugas tambahan di luar job desc yang telah diberikan.

(wk/eval)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait