Toko Swalayan di Thailand Diminta Pisahkan Produk Berlabel Halal Karena Lebih Mahal
Pexels/Aleksandar Pasaric
Dunia

Sebuah organisasi nirlaba meminta toko swalayan 7-Eleven di Thailand untuk menyediakan rak khusus. Mereka menilai bahwa label halal membuat barang lebih mahal.

WowKeren - Label halal dinilai bisa sangat membantu bagi umat Muslim yang hendak berbelanja produk, terutama di negara-negara yang penduduknya bukan mayoritas Islam. Seperti halnya di Thailand.

Namun tampaknya, adanya pemberian label halal ini turut berdampak pada harga produk yang lebih mahal dibanding lainnya. Hal itu membuat sebuah organisasi nirlaba meminta toko swalayan 7-Eleven di Thailand untuk menyediakan rak khusus. Mereka menilai bahwa label halal membuat barang lebih mahal.

Pada Selasa (20/9), umat Buddha Thailand dari Buddhisme Protection for Peace (BPP) berkumpul di depan CP Tower di Silom Road di Bangkok untuk menyerahkan surat tentang label halal kepada dewan eksekutif perusahaan CP All. Praphat Kittiruedeekun selaku perwakilan kelompok tersebut melaporkan bahwa BPP ingin setiap toko 7-Eleven di Thailand memiliki rak produk terpisah tanpa label halal.

Praphat mengatakan 160.000 produk makanan halal yang disetujui oleh Dewan Islam Pusat Thailand lebih mahal dibandingkan dengan produk tanpa label. Sementara itu, mayoritas penduduk Thailand adalah penganut Buddha atau Kristen.


"Sudah menjadi kewajiban umat Buddha untuk mempertahankan agama mereka sendiri dan menyatakan bahwa mereka tidak membutuhkan produk dengan label halal," kata Prapat seperti melansir The Thaiger. "Label halal tidak penting bagi kami, dan kami seharusnya tidak membayar lebih untuk itu."

Kendati begitu, sejumlah netizen mengingatkan jika para pemrotes tak tak seharusnya memprotes orang Muslim atau toko serba ada. Sebaliknya, mereka harus memprotes departemen resmi yang menghasilkan uang dari peluncuran label halal.

Proses untuk mendapatkan label halal boleh dikatakan memang tidak mudah. Untuk menampilkan label halal pada suatu produk, bisnis harus menyiapkan dokumen khusus dan menyerahkannya ke Central Islamic Council of Thailand. Kemudian, spesialis dewan menyelidiki bisnis dan proses manufaktur untuk memastikan bahwa produk memenuhi persyaratan standar.

Setelah semuanya disetujui, bisnis akan diminta untuk membayar biaya untuk label halal. Baru setelah itu pelaku bisnis bisa mencantumkan label halal pada produk mereka.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts