Dikira Taaruf dengan Larissa Chou, Rio Haryanto Disorot Soal Kebiasaan Religius
Instagram/rharyantoracing
Selebriti
Isu Kedekatan Rio Haryanto dan Larissa Chou

Rio Haryanto tak sekedar memiiki pondok pesantren dan panti asuhan tetapi juga punya kebiasaan religius. Rio sempat mengungkap kalau kebiasaan itu bisa membuatnya tenang terutama saat menghadapi balapan.

WowKeren - Larissa Chou dan Rio Haryanto mendadak diterpa isu taaruf hingga diduga bakal menikah. Rumor mengungkap kalau Rio merupakan calon suami yang cocok dengan Larissa.

Selain memiliki aura wajah mirip, Rio juga tak kalah religius dari Larissa. Beda dengan Larissa yang mualaf sebelum menikahi Muhammad Alvin Faiz, Rio sejak dulu menganut agama Islam meski ia keturunan Tionghoa.

Semasa masih berkarir sebagai pembalap, Rio juga ternyata memiliki kebiasaan religius. Ia rajin salat tahajud dan terkadang menempelkan ayat suci Alquran di kokpit mobil balapnya. Rio mengaku bisa berkonsentrasi balapan karena melakukan dua kebiasaan tersebut.

"Saya senang dengan shalat tahajud, ada hasil terbaik," katanya. "Selain itu saya membaca ayat kursi dengan begitu membuat saya yakin dan tenang."


Bukan cuma itu, Rio juga ternyata memiliki pondok pesantren dan panti asuhan. Rio mengungkap kalau ingin membantu anak-anak kurang mampu terutama dalam hal pendidikan.

"Sejak 2003, kakekku punya lahan di Solo. Awalnya membangun masjid, kemudian ada ide untuk mendirikan pondok pesantren dan panti asuhan," kata Rio. "Di sana ada fasilitas yang bisa dimanfaatkan anak-anak mulai dari Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar. Kami berusaha membantu agar potensi mereka bisa terasah. Ada kegiatan qasidah juga untuk remajanya, latihan setiap hari."

Sementara itu, Rio saat ini menyangkal kabar bakal menikahi Larissa Chou. Adapun selain Larissa Chou, Rio juga diisukan menjalin kedekatan spesial dengan Athina. Tak sekedar cantik, keponakan dari istri Sandiaga Uno, Nur Asia Uno, tersebut juga punyaprestasi gemilang.

"Selamat dan sukses kepada keponakan ku Athina yg terpilih sebagai Ambassador Milenial Yayasan Jantung Indonesia," kata Nur Asia. "Tante Nur ikut bangga bahwa seorang penggerak GMI (Gerakan Milenial Indonesia) di pilih menjadi tokoh millenial Yayasan Jantung Indonesia untuk menggerakkan gaya hidup sehat di masyarakat khususnya kaum generasi muda penerus bangsa #sehatitukeren."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts