Rio Haryanto Turunan Keluarga Tajir, Jejak Digital Dirikan Pesantren Bukti Husband Material
Instagram/rharyantoracing
Selebriti
Isu Kedekatan Rio Haryanto dan Larissa Chou

Rio Haryanto gencar diisukan jadi calon suami Larissa Chou hingga dipuji soal kemiripan keduanya. Bukan cuma tajir melintir, Rio juga sosok yang punya jiwa mulia dan religius.

WowKeren - Sosok Rio Haryanto tengah jadi sorotan. Eks pembalap F1 ini diisukan sebagai calon suami dari Larissa Chou.

Sejauh ini, Rio belum buka suara atas kabar tersebut dan hanya sekedar membocorkan spek wanita idaman . Disisi lain, kehidupan pribadi Rio agaknya ikut mencuri perhatian setelah rumor jadi calon suami Larissa terkuak.

Asli Solo, Rio saat ini lebih fokus mengurus bisnis keluarganya, PT Solo Murni, yang bergerak di bidang stationery atau alat-alat tulis dengan brand yang terkenal, Kiky. Ia juga mengelola bisnis kuliner miliknya.

"Sekarang juga fokus di dunia bisnis keluarga," kata Rio. "Ada percetakan buku (Kiky) dan juga ada bisnis restoran. Di balap itu kan mungkin enggak selamanya juga ya. Jadi setelah enggak balap ini, saya ingin terus tetap punya ambisi lainnya. Yaitu ambisinya untuk ke bisnis. Semoga bisnis resto ini juga bisa berjalan dengan baik. Setiap orang pasti butuh makan ya setiap hari. Pagi, siang, malam. Jadi menurut saya ini adalah prospek bisnis yang cukup besar."


Rio mengungkap jika bisnis restorannya di Solo terbilang laris. Meski sempat terkendala pandemi, ia akhirnya bisa membuka restoran baru setelah sebelumnya sukses dengan restoran pertama, Grandis Barn, di kawasan Colomadu, Karanganyar, Solo.

"Omsetnya cukup bagus sih. Rata-rata yang datang ke sini setiap harinya, kurang lebih ya 100-200 orang," kata Rio. "Saya lagi buka resto baru lagi dengan nama Teakyard. Di mana ini adalah extension dari Grandis Barn. Kita melakukan opening resto dengan konsep makanan Mediterania. Di Solo saya melihat belum terlalu banyak konsep makan seperti ini. Rata-rata kan di Solo itu banyak yang western, Chinese Food atau Indonesian. Jadi yang ini bisa dibilang sangat sedikit sekali, dan saya ingin masyarakat bisa mencicipi makanan Mediterania ini di Teakyard Solo."

Bukan sekedar sibuk dengan urusan duniawi, Rio juga sosok pria religius. Terilhami dari keluarganya, Rio mendirikan pondok pesantren dan panti asuhan di Solo.

"Sejak 2003, kakekku punya lahan di Solo. Awalnya membangun masjid, kemudian ada ide untuk mendirikan pondok pesantren dan panti asuhan," kata Rio. "Di sana ada fasilitas yang bisa dimanfaatkan anak-anak mulai dari Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar. Kami berusaha membantu agar potensi mereka bisa terasah. Ada kegiatan qasidah juga untuk remajanya, latihan setiap hari."

(wk/riaw)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait