Mantan Ratu Kecantikan Myanmar Ditahan di Thailand, Takut Dipulangkan ke Negaranya
Instagram/hann_may
Dunia

Dia sama sekali tidak ingin kembali ke negaranya. Beruntung, saat ini dia sudah mendapat dukungan dari semua orang. Sejumlah negara juga memberikan dukungan padanya.

WowKeren - Mantan Ratu Kecantikan Myanmar Thaw Nandar Aung atau Han Lay mengaku lega bahwa dia tidak akan dipulangkan kembali ke Myanmar. Dalam sebuah wawancara dengan Bangkok Post pada Jumat (22/9), dia mengatakan dirinya telah ditahan di Bandara Suvarnabhumi sejak Rabu (20/9) sore.

"Hari ini semuanya sedikit lebih tenang karena UNHCR melindungi saya dan otoritas Thailand di bandara juga menjaga saya," katanya, merujuk pada Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi. "Mereka telah sepakat bahwa mereka tidak akan mengirim saya ke Myanmar."

Dia mengakui bahwa sebelumnya, dia merasa takut jika akan dipulangkan kembali ke negaranya. Dia sama sekali tidak ingin kembali ke negaranya. Beruntung, saat ini dia sudah mendapat dukungan dari semua orang. Sejumlah negara juga memberikan dukungan padanya.

"Dan Thailand tidak akan mengirim saya kembali," paparnya. "Saya sangat menghargai itu. Jadi, terima kasih juga untuk Thailand... Rasanya seperti tinggal di rumah sendiri di Thailand."


Meski begitu, UNHCR di Thailand masih belum memberitahunya mengenai berapa lama prosesnya. Oleh sebab itu, ia juga masih belum tahu berapa lama dia harus tinggal di bandara.

Sebagaimana diketahui, Han Lay adalah Miss Grand International Myanmar 2020 dan melakukan perjalanan ke Bangkok tahun lalu untuk kontes Miss Grand International 2020. Dia tetap berada di negara itu setelah surat perintah penangkapan dikeluarkan terhadapnya karena dia telah berbicara menentang rezim saat berada di panggung kontes.

Tak tinggal diam, selama berada di Thailand, dia mencari suaka di Kanada dan memperpanjang visa turis Thailand-nya setiap dua bulan. Namun karena batas perpanjangannya mencapai batas maksimal ia akhirnya terbang ke Vietnam. Sayangnya, ia ditolak masuk di bandara Suvarnabhumi.

"Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan adalah menunggu dan melihat apa yang akan terjadi," ujarnya. "Sekarang saya tidak bisa masuk ke Thailand dan saya tidak bisa keluar dari Thailand. Situasi saya cukup darurat."

(wk/zodi)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait