Operasi Plastik Gagal, Wanita di Dubai Terinfeksi Bakteri Pemakan Daging
Pixabay
Dunia

Seorang ekspatriat di Uni Emirat Arab (UEA) hampir kehilangan anggota tubuhnya karena bakteri pemakan daging setelah menjalani prosedur kosmetik di luar negeri.

WowKeren - Sejumlah orang memilih untuk melakukan prosedur bedah plastik guna menunjang penampilan agar menjadi lebih baik. Namun rupanya, prosedur tersebut ada kalanya tidak memberikan hasil sesuai yang diharapkan.

Seperti yang terjadi di Dubai, ketika seorang ekspatriat di Uni Emirat Arab (UEA) hampir kehilangan anggota tubuhnya karena bakteri pemakan daging setelah menjalani prosedur kosmetik di luar negeri. Adalah Fatima Amin, seorang wanita asal Mesir yang bekerja di Dubai, telah memutuskan untuk pergi ke negara lain dalam rangka melakukan prosedur kosmetik.

Hal itu dilakukannya setelah melihat iklan media sosial untuk prosedur yang menggabungkan sedot lemak dan mengencangkan kulit. Kepada Gulf News, dia mengatakan ingin memiliki tubuh yang lebih ramping. "Saya selalu bermimpi untuk menurunkan berat badan, jadi saya sangat menantikan perjalanan dan prosedurnya," ujarnya.

Sehari setelah melakukan operasi tersebut, Fatima pun diperbolehkan pulang tanpa harus menjalani pengobatan atau perawatan lanjutan. Namun, kondisinya memburuk setelah beberapa hari ke depan. Dia tidak dapat berdiri atau berjalan dengan benar. Sekembalinya ke Dubai, Fatima langsung dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa kondisinya.


Rupanya, ia telah terinfeksi bakteri pemakan daging. Hal itu membuatnya mengalami luka yang melebar di anggota tubuhnya. Dia pun sempat khawatir akan kehilangan anggota tubuhnya.

"Bakteri pemakan daging telah mendatangkan malapetaka di tubuh saya dan luka di lengan dan kaki saya melebar, dengan nanah mengalir keluar," ungkapnya. "Pada satu titik, ada ketakutan bahwa saya bahkan bisa kehilangan anggota tubuh."

Alhasil, dia pun harus menjalani perawatan selama tiga minggu. Fatima juga harus melakukan transfusi darah untuk mengisi kembali kadar hemoglobin dalam tubuhnya.

Belajar dari pengalaman ini, dia pun memperingatkan orang lain agar tidak mudah terjerumus iklan atau promosi di media sosial begitu saja "Saya baru saja melalui pengalaman terburuk dalam hidup saya, tetapi saya bersyukur saya masih hidup," katanya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait