Terungkap Alasan Ms. Trunchbull Sangat Benci Anak-anak di 'Matilda The Musical'
Film

Karakter Emma Thompson, Ms. Trunchbull, dikenal cukup jahat dan tidak menyukai anak-anak. Aktris tersebut menjelaskan bahwa dia mengambil pendekatan yang sedikit berbeda.

WowKeren - "Matilda The Musical" akan diputar perdana secara global di BFI London Film Festival. Film ini didasarkan pada buku anak-anak eponymous Roald Dahl tahun 1988 dan adaptasi musik hit 2010.

Film fantasi musikal yang akan datang adalah film kedua yang berpusat pada protagonis fiksi, setelah film Danny DeVito tahun 1996, yang dibintangi Mara Wilson sebagai Matilda. Pada tahun 2021, diumumkan bahwa Emma Thompson akan memainkan peran Ms. Trunchbull di adaptasi yang baru, dan tampilan pertama karakternya terungkap di trailer pada Juni 2022.

Karakter Thompson sendiri dikenal cukup jahat dan tidak menyukai anak-anak. Saat berbicara dengan Deadline, Thompson pun membahas mengenai karakter villain-nya itu. Aktris tersebut menjelaskan bahwa dia mengambil pendekatan yang sedikit berbeda terhadap karakter tersebut.


Alih-alih mendasarkannya pada seorang pria seperti bagaimana adaptasi panggung dilakukan sebelumnya, Thompson mengambil inspirasi dari kehidupan penyair Inggris, Dame Edith Sitwell, untuk memberi Trunchbull semacam latar belakang. Trunchbull Thompson, seperti Sitwell, pernah dirundung dan dilecehkan saat kecil, oleh karena itu dia tidak dapat mentolerir kerentanan apa pun pada anak-anak dan sangat keras kepada mereka karena traumanya sendiri.

"Saya bertanya seberapa jauh Anda ingin saya memainkannya sebagai seorang pria. Dan mereka berkata, tidak, kami menjauhi itu, tetapi saya ingin dia benar-benar nyata," ujarnya. "Saya memutuskan bahwa Trunchbull kejam karena dia tidak bisa melepaskan masa kecilnya sendiri. Dan dia tidak bisa menunjukkan kerentanan pada anak-anak."

Ketika casting Thompson pertama kali diumumkan untuk Matilda, itu terbukti cukup kontroversial karena fisiknya tidak cocok dengan karakterisasi Trunchbull yang berotot. Tapi itu tidak menjadi perdebatan lama, karena dengan prosthetics yang tepat, Thompson dengan cepat mampu menciptakan kembali sosok Trunchbull yang berotot.

"Jadi kami semacam mendekatinya dari sudut pandang yang sangat nyata," ungkapnya. "Itu sangat menarik. Saya juga bersenang-senang dengan prosthetics."

(wk/zodi)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait