Ivan Gunawan ternyata pernah memperingatkan sesuatu kepada Lesti Kejora. Ivan Gunawan menyampaikan peringatan itu di tahun 2021 sebelum kasus dugaan KDRT saat ini.
- Dessy Novitasari
- Senin, 10 Oktober 2022 - 12:21 WIB
WowKeren - Ivan Gunawan ternyata pernah menyampaikan peringatan kepada Lesti Kejora. Hal ini terlihat dalam video yang dibagikan oleh Maharani Kemala pada 2021 lalu.
Peringatan itu berkaitan tentang barang-barang yang dimiliki Lesti Kejora. Pria yang akrab disapa Igun itu meminta Lesti Kejora untuk membeli sejumlah barang atas namanya. Sehingga, Rizky Billar tidak berani macam-macam ke Lesti Kejora.
"Lu mulai dari sekarang kalau mau beli apa-apa semua tuh harus atas nama lu. Jadi kalau dia (Rizky Billar) macem-macem dia mikir," ungkap Ivan Gunawan dalam video yang diunggah pada 21 September 2021 lalu.
"Jadi kalau macem-macem dia mikir, duh kalau gue macem-macem hilang nih," tandas Ivan Gunawan kepada Lesti Kejora.
Seperti diketahui, Lesti Kejora saat ini mendapat banyak sorotan dari publik. Hal ini lantaran Lesti Kejora mendadak melaporkan sang suami, Rizky Billar ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 28 September 2022 lalu.
Dalam laporannya ke polisi, Rizky Billar diduga telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada Lesti Kejora. Pihak kepolisian menyebut Rizky Billar juga sampai membanting Lesti Kejora.
"Rizky Billar emosi karena Lesti ini meminta dipulangkan saja ke orang tuanya, sehingga melakukan KDRT seperti yang dilaporkan," Kombes Endra Zulpan dalam keterangannya, Kamis (29/9).
Tak hanya membanting, Lesti Kejora bahkan sampai dicekik oleh Rizky Billar. "Terlapor (Rizky) emosi dan berusaha mendorong korban (Lesti) dan membanting korban ke kasur dan mencekik leher korban sehingga korban terjatuh ke lantai," sambung Endra Zulpan.
Endra Zulpan juga mengungkapkan bahwa tindak kekerasan itu dilakukan oleh Rizky Billar secara berulang. Rizky Billar disebut pernah menarik tangan Lesti ke arah kamar mandi dan kembali melakukan kekerasan yang tak terduga.
"Korban terjatuh ke lantai dan hal tersebut dilakukan berulang-ulang. Kemudian pada jam 10.00 WIB, terlapor berusaha menarik tangan korban ke arah kamar mandi dan membanting korban ke lantai," tandas Endra Zulpan. "Dan berulang kembali sehingga tangan kanan (korban) dan kiri leher dan tubuhnya merasa sakit."
(wk/dess)