Maling Toko Kuenya Tertangkap, Ruben Onsu Ngaku Deg-Degan Bertemu Pelaku
WowKeren/Fernando
Selebriti

Ruben Onsu dipanggil ke Polres Jakarta Selatan hari ini, Senin (17/10) guna dimintai keterangan sebagai saksi usai pelaku pencurian toko kuenya tertangkap. Ruben pun mengaku deg-degan bertemu dengan pelaku.

WowKeren - Tempat usaha milik Ruben Onsu, Selasa (4/10) sempat mengalami insiden pencurian. Akibat kejadian ini, Ruben langsung mengambil upaya hukum. Syukur, kini pelaku pencurian tempat usaha Ruben telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Ruben kemudian diminta hadir di Polres Jakarta Selatan guna dimintai keterangan sebagai saksi sekaligus korban. Ruben pun mengungkap alasan kekeh mempolisikan pelaku. Menurut Ruben, tindakan pencurian yang dilakukan pelaku tak lagi bisa ditolerir.

Pasalnya, kejadian serupa di lingkungan tempat usahanya berulang kali terjadi. Ruben ingin pelaku merasa jera dan hal serupa tak lagi terulang. Ruben pun melengkapi data sekaligus menyertakan bukti guna mendukung laporannya.

"Buat saya gak bisa dimaklumi karena di daerah saya nih, ini udah beberapa hari itu ada yang ilang, ada yang ilang, ada yang ilang jadi gemes juga gitu. Jadi kayaknya merajalela juga ya. Akhirnya saya langsung lapor terus melengkapi data-data," kata Ruben saat ditemui WowKeren di Polres Jakarta Selatan, Senin (17/10).


Ruben lega dan bersyukur lantaran pelaku kini telah tertangkap. Selanjutnya, Ruben memilih untuk menyerahkan kasusnya kepada pihak kepolisian.

Ruben yang dipertemukan dengan pelaku pun sempat merasa deg-degan. Ruben takut pelaku adalah orang yang ia kenal. Pasalnya, Ruben merasa pelaku seperti tahu betul keadaan dan kondisi toko kuenya saat itu.

"Saya juga masih deg-degan nih, kenal gak ya, kenal gak ya gitu. Karena treknya kayaknya tahu banget gitu. Dia udah tahu banget treknya, semuanya," ujar Ruben.

Diketahui, pelaku pencurian toko Ruben berhasil membawa kabur uang tunai serta beberapa barang elektronik. Menurut keterangan, beberapa barang curian telah dijual, sementara sisanya masih ada dan kini menjadi barang bukti.

"Kerugian berupa laptop merek Asus, tiga unit laptop merek Lenovo, dan satu MacBook. Kemudian satu hard disk, dua handphone Samsung, satu handphone Vivo, dua tablet Samsung, dan uang Rp 3,4 juta," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, Kamis (6/10).

(wk/Sisi)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait