Maraknya anggapan soal kendala perjalanan menjadi alasan banyak orang enggan menggunakan transportasi bus. Namun, anggapan ini berhasil dipatahkan oleh Taufik RS lewat keseruan konten perjalanannya di bus. Seperti apa?
- Nov 14, 2022
WowKeren - Pada tahun 2016 silam, Indonesia tengah ramai tren "om telolet om". Pada fenomena ini, banyak orang-orang rela menunggu di pinggir jalan demi mendengar suara klakson bus yang tengah lewat. Taufik mengakui bahwa dulunya ia sempat mengikuti fenomena tersebut sebelum akhirnya tergerak membuat konten di YouTube pada tahun 2017.
"Kalau untuk mulai konten di YouTube itu di tahun 2017 tepatnya bulan 6. Awal memang konten random, masih cari jati diri juga. Cuma, memang basic-nya ke transportasi bus," tutur Taufik. "Setelah itu, melebar ke konten lain. viewers pun enggak terlalu banyak. Tapi, seiring berjalannya waktu, lumayan naik. Yang lumayan itu bahas 8 perusahaan otobus yang melayani trayek NTB-Bali-Jawa, dapat 500 ribu viewers pertama. Cuma, itu ada masalah hak cipta di backsound-nya karena memang awal-awal belum tahu masalah hak cipta."
Setelah melalui jatuh bangun konten yang panjang, tiba saat channel Taufik memenuhi syarat monetisasi. "Tepat di bulan 9, sampai syarat di monetisasi, itu pun belum gajian. Tapi karena hobi, jadi lebih menyenangkan saja menjalaninya. Pas gajian pertama (dari monetisasi) itu di bulan Januari 2018," tambah Taufik. "(Nama channel) RS itu sebenarnya singkatan dari nama ibu bapak. Kalau ibu itu Ratna, bapak itu Sudirman. Jadi ya sudah Taufik RS saja."
(wk/yoan)