Potret Kim Garam Berseragam Usai Tinggalkan LE SSERAFIM Tuai Perhatian
Naver
Selebriti

Kim Garam sempat menyatakan bahwa tidak pernah memukul atau melakukan kekerasan terhadap siapa pun, dipaksa pindah sekolah, merokok atau minum alkohol, atau membully siapa pun.

WowKeren - Kim Garam telah resmi keluar dari LE SSERAFIM sekitar akhir Juli 2022. Baru-baru ini, kondisi terbaru cewek kelahiran tahun 2005 itu ketika memakai seragam sekolah menengahnya menuai perhatian dari publik.

Potret cewek itu dibagikan di forum online dengan judul, "Keberadaan terbaru mantan memberLE SSERAFIM, Kim Garam". Cewek itu mengenakan seragam bergengsi dari SOPA (School of Performing Arts Seoul), yang sudah terkenal mendebutkan banyak idol K-Pop.

Jika Kim Garam benar-benar masuk SOPA bahkan setelah hengkang dari LE SSERAFIM, netizen mulai bertanya-tanya apakah cewek yang sempat tersandung kasus bully itu berencana untuk mencoba kembali ke industri K-Pop di masa depan.

"Dia orang biasa sekarang jadi mari kita berhenti memberikan perhatiannya," tulis seorang netizen. "Ada apa dengan anak-anak yang menyuruhnya kembali. Dia adalah seorang iljin yang mendapat hukuman tingkat 5…?" imbuh lainnya.


Potret Kim Garam Berseragam Usai Tinggalkan LE SSERAFIM Tuai Perhatian

Source: Naver

"Sejujurnya aku berharap dia kembali. Mampu terlihat sebagus ini tidaklah mudah," tambah yang lain. "Tidak ada yang mengatakan anti-bullying lebih dari untuk cyberbullying seorang anak bahkan setelah mereka menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka," lanjut yang lain.

"Ppl bersenang-senang melecehkan gadis ini. Benar-benar gila. Sudah waktunya untuk menyerah dan berhenti mengawasi. Baik penggemar maupun anti harus menerima bahwa dia hanyalah orang biasa dan terus maju," pungkas netizen lainnya.

Di sisi lain, Kim Garam sempat membuat pernyataan begitu keluar dari LE SSERAFIM. "Karena aku bekerja keras untuk mewujudkan impianku, memang benar bahwa aku benar-benar takut impianku akan hancur karena tindakanku di masa lalu. Namun seiring berlalunya hari, aku menjadi semakin takut dengan semua tuduhan yang dilontarkan terhadapku," tulis Kim Garam.

Kim Garam kemudian dengan tegas menyatakan bahwa dia tidak pernah memukul atau melakukan kekerasan terhadap siapa pun, dipaksa pindah sekolah, merokok atau minum alkohol, atau membully siapa pun. "Aku hanya siswa biasa," tegas Kim Garam.

(wk/amal)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait