RKUHP Disahkan, Najwa Shihab: Semua Bisa Kena
Instagram/najwashihab
Selebriti

Najwa Shihab mengajak masyarakat untuk menganalisa pasca RKUHP disahkan. Ia mengingatkan masyarakat soal sejumlah pasal yang kontroversial dan diduga bisa menghambat kebebasan demokrasi.

WowKeren - Pengesahan RKUHP menuai reaksi tak terduga dari Najwa Shihab. Lewat Instagram Story, Najwa mengungkap pesan menohok bak menyentil pemerintah.

"Mereka yang dipilih dengan suara, jangan berlagak lupa menggunakan mata dan telinga. Semua bisa kena, tiba-tiba di penjara," kata Najwa. "Telinga, tebal saat dengar keluhan, tipis saat dengar kritikan."

Instagram

Pesan Najwa Shihab

Najwa juga mengunggah ulasan terkait RKUHP yang baru disahkan. Ia agaknya menyoroti sejumlah pasal yang dinilai kontroversial dan diduga bisa menghambat kebebasan demokrasi.


Diantaranya pasal 240 ayat 1 dimana seseorang bisa dipidana penjara 1 tahun 6 bulan atau denda Rp10 juta jika secara lisan atau tulisan dinilai menghina pemerintah di muka umum. Pasal lain yang diulas adalah pasal 218 dimana setiap orang yang dinilai menghina presiden atau wakil presiden bisa dipenjara 3 tahun atau dikenai denda Rp200 juta.

"#SemuaBisaKena #tibatibadipenjara @narasinewsroom Cek deh pasal-pasal kontroversial yang udah disetujui jadi UU. Gimana menurutmu?" tulis Najwa.

Unggahan tersebut agaknya menuai beragam reaksi dari netter. "DULU KETIKA MASIH JADI CALON DEWAN MASIH MAU MENDENGARKAN SUARA RAKYAT, EH PAS UDAH JADI DEWAN MALAH GAK MENDENGARKAN SUARA RAKYAT. OH IYA LUPA KALO MAU MENDENGARKAN SUARA RAKYAT HARUS PAKE UANG DULU NYA UPSSS. #demokrasi," ujar netter. "#indonesiatidakbaikbaiksaja sangat sedih liat kelakuan DPR kita😢😢😢," ujar netter.

Sebelumnya, Najwa juga sudah melontarkan kritik pada DPR yang bertugas mengesahkan RKUHP. "Tahun depan, nggak akan ada yang kerja percaya deh, beneran. Apalagi orang-orang yang ada di DPR, sekarang aja udah kagak ada yang kerja, gimana tahun depan. Semuanya akan bekerja untuk kepentingan dipilih lagi, semuanya akan berkampanye, semuanya akan udah fokus kesiapa yang akan mencalonkan diri dan pertarungan elit 2024," katanya.

(wk/riaw)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait