Deddy Corbuzier Keluhkan Koper Masih di Jepang Saat Tiba di Indonesia, Istri Beber Kronologi
Instagram/sabrinachairunnisa_
Selebriti

Setibanya di Indonesia, Deddy Corbuzier malah mengeluhkan kopernya yang masih berada di Jepang. Ia dan istrinya, Sabrina Chairunnisa lantas melayangkan protes.

WowKeren - Deddy Corbuzier diketahui memboyong seluruh anggota keluarganya untuk liburan akhir tahun di Jepang. Saat ini, Deddy Corbuzier telah sampai di Indonesia. Namun sayangnya, kopernya masih berada di Jepang.

Atas hal tersebut, Deddy Corbuzier pun melayangkan protes kepada pihak maskapai melalui akun Twitter pribadinya, @corbuzier. "Saya nya udah sampai indo... Bagasi masih di Jepang... @FlyANA_official masa iya bagasi gue masih mau liburan...." ujar Deddy, dilihat Selasa (3/1).

Cuitan dari Deddy itu lantas langsung ditangapi oleh pihak maskapai penerbangan. "Hai, yang di sana, @corbuzier. Kami memahami rasa frustrasi Anda dan ingin meminta maaf dengan tulus atas ketidaknyamanan yang mungkin Anda alami. Namun, sebanyak yang ingin kami bantu, kami tidak dapat melakukannya melalui media sosial," balas pihak maskapai.

Photo-INFO

Twitter

Pihak maskapai kemudian meminta Deddy untuk menghubungi pusat layanan atas kopernya yang seolah ditinggalkan di Jepang itu. Tak lupa, pihak maskapai menyertakan nomor hotline yang bisa dihubungi.

Sementara itu, istri Deddy, Sabrina Chairunnisa juga melayangkan protes di media sosial, dalam hal ini Instagram pribadinya, @sabrinachairunnisa) seraya menjabarkan kronologi kejadian. Meski begitu, diakuinya tidak ingin melayangkan protes melalui media sosial, namun karena sikap dari maskpai tersebut dinilai sudah keterlaluan, akhirnya ia pun melakukan hal itu.

"Kita setaun ini terbang naik ANA udah lbh dr 3x and ALWAYS DELAYED (pdhl katanya Jepang tuh kl telat dikit aja pemerintahnya minta maaf blablabla) tp yaudah lah yeee kl soal ini. Cmn pegel aja," ujar Sabrina.


Photo-INFO

Instagram Story

"Tapiiii yg emejingggg adalahhhh... pas balik dari Washington pas transit di Narita, kita 'DIPAKSA' untuk pindah ke premium econ dgn alesan tiket bisnis overbooked. Dan aku termasuk salah 1 org yg di 'PAKSA' terus krn ga ada yg mau," lanjut Sabrina.

Kemudian, kata Sabrina, ia mendapat tawaran kompensasi ganti rugi sebesar Rp8 juta. Padahal, harga tiket kelas bisnis lebih dari 50 juta. Tentunya, ia tidak mau mengambil tawaran tersebut.

"Dan GONG NYA HARI INI ADALAHHH! We arrived at Jakarta already. BUT OUR LUGGAGE STILL IN HANEDA TOKYO! TANPA INFORMASI APAPUN SBLMNYA BARU TAU SETELAH SEMUA LUGGAGE KELUAR KITA TANYA BAGIAN INFORMASI BARU DI BLG 'OH UR LUGGAGE STILL HANEDA. AMAZING HUH?" terang Sabrina.

Sabrina mengatakan ia diberi tahu bahwa bagasinya over. Namun menurutnya, saat diperiksa, semuanya aman, termasuk juga dengan beratnya. "Malah byk org lain yg over weight, sampe mesti bayar. Haha so yg bayar lbh di pentingin kali ye," tutur Sabrina.

Sehingga Sabrina menyimpulkan bahwa penilaian publik tentang Jepang selama ini pada faktanya berbanding terbalik. Terlebih kinerja dari maskapai yang dipakainya. "Kapok sih udah lelah dikerjain mulu," tegas Sabrina.

Pada unggahan selanjutnya, Sabrina mengunggah ulang cuitan Deddy sembari memberikan balasan. "Kmrn overbooked, hari ini bagasi di tinggal.. besok2 curiga mau ke mana di terbangin kemana... kapok titik," pungkas Sabrina.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait