El Rumi Kritik Olahraga Dicampur Politik Usai Indonesia Dicoret Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Instagram/elelrumi
Selebriti

El Rumi ikut menyuarakan pendapat pasca FIFA membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. El menyindir keras soal olahraga yang dicampuradukkan dengan politik.

WowKeren - Indonesia sudah resmi batal menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia U-20. Ini artinya, ajang kompetisi sepakbola dunia tingkatan usia 20 tahun tersebut tak akan digelar di Indonesia.

Mendengar kabar tersebut, El Rumi sebagai penggemar bola ikut murka. Putra kedua Maia Estianty ini mengungkap pesan menohok saat mengomentari masalah tersebut.

"Itulah yang terjadi jika olahraga dicampur aduk dengan politik.. Memalukan, Memilukan dan CHUAKZZ!!" kata El. "Harusnya tahun depan kita bisa teriak “GARUDA DI DADAKU” di ajang Piala Dunia U-20, akan tetapi Ah Sudahlah."

Sejumlah fans juga ikut mengomentari unggahan pilu El tersebut. Mereka setuju dengan pendapat El yang mengkritik keputusan tersebut.


"Sungguh mengecewakan," ujar netter. "Mematahkan mimpi besar generasi bangsa atas dasar politik," kata yang lainnya.

Sebelumnya, Lyodra juga ngode nyesek saat pamer emoji patah hati. Netter pun khawatir jika lagu "Glorious" yang dibawakan Lyodra cs untuk menyambut Piala Dunia U-20 itu akhirnya batal dirilis.

Sejauh ini belum diketahui soal nasib lagu tersebut, Reza Arap pentolan Weird Genius yang menggarap lagu "Glorious" tersebut juga merasa terpukul. Ia sendiri belum bisa memberikan keputusan soal itu.

"Saya akan mengingat momen ini selama sisa hidup saya. Salam, Indonesia," kata Reza. "Ok, apakah lagunya akan tetap dirilis atau tidak?" tanya seorang netter. "Masih dalam rapat," kata Reza.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir sudah mengusahakan yang terbaik. Namun FIFA tetap tegas membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah.

"Saya sudah berjuang maksimal. Setelah menyampaikan surat dari Presiden Jokowi, dan berbicara panjang dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, kita harus menerima keputusan FIFA yang membatalkan penyelenggaraan event yang kita sama-sama nantikan itu," kata Erick. "Indonesia adalah salah satu anggota FIFA, sehingga untuk urusan sepakbola internasional, kita harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan. Kita harus tegar. Saya minta semua pecinta sepakbola tetap berkepala tegak atas keputusan berat FIFA ini."

(wk/riaw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait