Nindy Ayunda Ngaku Diteror Hingga Datangi LPSK, Nikita Mirzani Minta Publik Tak Terkecoh
Instagram/nindyayunda/nikitamirzanimawardi_172
Selebriti

Nindy Ayunda dituding sengaja datang ke LPSK untuk mengalihkan perhatian publik pada kasus hukum yang menyeret Dito Mahendra. Hal itu dibocorkan langsung oleh Nikita Mirzani lewat Instagram-nya.

WowKeren - Nindy Ayunda mendatangi kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di kawasan Ciracas, Jakarta pada hari ini, Kamis (6/4). Ibu dua anak itu turun dari mobil Toyota Fortuner warna hitam dengan wajah yang ditutupi masker. Kemunculan Nindy itu langsung dikerubuti awak media.

Kedatangan Nindy ini diduga ada kaitannya dengan teror yang didapatnya sejak Nikita Mirzani dilaporkan Dito Mahendra ke Polres Serang Kota pada 16 Mei 2022 atas dugaan pencemaran nama baik. Sebelumnya pada Juli 2022, Nindy melalui kuasa hukumnya sudah sempat membeberkan permasalahan ini.

"Sejak ada laporan terhadap Nikita Mirzani di Polres Serang Kota, tekanan, intimidasi dan teror ke Nindy meningkat," ungkap Yafet Rissy selaku kuasa hukum Nindy.

Sayangnya Nindy belum mau berbicara banyak saat disinggung perihal kedatangannya ke LPSK. Ia meminta waktu untuk berkonsultasi terlebih dahulu, dan berjanji akan menceritakannya kepada rekan media.


"Sebentar ya, nanti saya cerita kok," kata Nindy Ayunda. Selain itu, Nindy juga mengatakan kalau ia saat ini dalam kondisi yang sehat dan baik-baik saja.

Nindy Ayunda Ngaku Diteror Hingga Datangi LPSK, Nikita Mirzani Minta Publik Tak Terkecoh

Instagram Story

Di sisi lain, Nikita Mirzani justru meminta publik agar tidak terkecoh dengan hal yang dilakukan Nindy ini. Melalui Instagram Story-nya, perempuan yang kerap disapa Nyai itu mengungkap bahwa kedatangan Nindy ke LPSK ada maksud terselubung. Niki menyebut Nindy sengaja melakukan itu untuk mengalihkan perhatian publik pada Dito Mahendra yang tepat di hari ini juga mendapat panggilan dari KPK atas kasus dugaan tindak pidana pencucian uang.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Pemberitaan KPK, Ali Fikri memberi ultimatum kepada Dito agar menghadiri panggilan kali ini karena ia sudah beberapa mangkir. Ali memastikan pihaknya memiliki kewenangan menjemput paksa seorang tersangka maupun saksi yang tak kooperatif terhadap proses hukum. Apalagi kesaksian Dito sangat dibutuhkan tim penyidik.

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait