Pihak Luar Yang Diduga Pengaruhi EXO-CBX Adalah Agensi VIVIZ BPM Entertainment
Instagram
Selebriti
Konflik Kontrak EXO-CBX

Menurut laporan Ilgan Sports pada 1 Juni, SM baru-baru ini mengirimkan pernyataan fakta kepada Big Planet Made Entertainment, yang dipimpin oleh MC Mong sebagai eksekutif.

WowKeren - SM Entertainment telah mengirimkan pernyataan fakta kepada Big Planet Made Entertainment yang juga disebut sebagai BPM Entertainment, di mana MC Mong menjabat sebagai eksekutif, mengenai konten yang tidak adil dari kontrak eksklusif mereka. Ini terjadi setelah anggota EXO yakni Chen, Baekhyun dan Xiumin mengungkapkan kekhawatiran tentang validitas kontrak mereka.

Menurut laporan Ilgan Sports pada 1 Juni, SM baru-baru ini mengirimkan pernyataan fakta kepada Big Planet Made Entertainment, yang dipimpin oleh MC Mong sebagai eksekutif. Ini karena pengamatan bahwa Big Planet Made Entertainment telah mendekati ketiga anggota EXO tersebut, mencoba membujuk mereka untuk menandatangani kontrak dengan perusahaan mereka. Karena sebagian besar anggota EXO telah menandatangani kontrak baru dan memulai aktivitas mereka, ada kemungkinan kontroversi kontrak ganda. SM juga membahas masalah ini dalam pernyataannya.

Ketika ditanya oleh Ilgan Sports tentang fakta bahwa mereka mengirimkan pernyataan fakta ke Big Planet Made Entertainment, seorang perwakilan SM membenarkan informasi tersebut. Menanggapi pertanyaan yang sama, BPM Entertainment menyatakan, “Kami akan memeriksanya.”


Sementara itu, perwakilan hukum dari Chen, Baekhyun, dan Xiumin mengeluarkan siaran pers pada hari sebelumnya, menyatakan bahwa mereka telah meminta salinan dokumen penyelesaian dan bukti pendukung karena kurangnya transparansi rincian penyelesaian dengan SM. Namun, SM gagal melakukan permintaan tersebut. Mereka juga berpendapat bahwa kontrak eksklusif dengan SM Entertainment dapat dianggap sebagai “kontrak budak”. Dengan ditunjuknya perwakilan hukum, diperkirakan akan timbul sengketa hukum atas kontrak eksklusif dengan SM di masa mendatang.

Baekhyun, Chen, dan Xiumin, melalui perwakilan hukum mereka, menyampaikan niat mereka untuk menempuh jalur hukum karena perbedaan posisi dengan SM Entertainment, sambil menekankan komitmen mereka untuk mencari solusi yang bijak dan menyelesaikan perselisihan dengan cara yang meminimalkan kekhawatiran para penggemar.

Sebagai tanggapan, SM Entertainment segera merilis pernyataan resmi, yang menyatakan bahwa kekuatan eksternal mendorong tindakan ilegal untuk membuat artis mereka mengabaikan kontrak eksklusif dan membuat kontrak dengan mereka, dan mereka tidak akan mengabaikan tindakan tersebut. SM Entertainment menekankan bahwa upaya kekuatan eksternal ini jelas merupakan tindakan ilegal, karena upaya tersebut berusaha memicu konflik antara perusahaan dan artis, serta antara artis itu sendiri, dengan niat tersembunyi untuk mengganggu tim yang ada.

SM lebih lanjut menekankan bahwa upaya seperti itu tidak dapat diterima, karena pada dasarnya menghancurkan kepercayaan para penggemar yang terus mengirimkan cinta dan dukungan tanpa batas, dan tidak boleh dimaafkan demi masa depan industri K-pop yang sehat secara keseluruhan. Sedangkan di sisi lain BPM Entertainment adalah perusahaan dengan MC Mong menjabat sebagai direktur eksekutif dan Park Jang Geun sebagai CEO serta merupakan rumah bagi artis seperti mantan anggota NU’EST Ren, Viviz, Soyou, Lee Mujin, Ha Sungwoon dan Huh Gak.

(wk/aiss)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Trending