Berikut profil aktor senior Pierre Gruno yang saat ini tengah jadi perbincangan karena dilaporkan atas dugaan kasus penganiayaan terhadap pria paruh baya berinisial GDS.
- Marina Larasati
- Senin, 03 Juli 2023 - 15:21 WIB
WowKeren - Lama tak terdengar kabarnya, aktor kawakan Pierre Gruno muncul dengan berita yang kurang mengenakkan. Ia menambah panjang daftar artis Indonesia yang harus berurusan dengan pihak kepolisan.
Diketahui, aktor 64 tahun itu dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap seorang pria paruh baya berinisial GDS di bar salah satu hotel di Cilandak, Jakarta Selatan. Pihak kepolisian saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut. Di mana Pierre disebut telah memukuli GDS secara bar-bar karena alasan yang belum diketahui pasti.
Terlepas dari kasus hukum yang saat ini tengah menyeretnya, sosok Pierre Gruno tentu sudah tidak asing lagi dalam dunia seni peran Indonesia. Ia telah berkecimpung di dunia hiburan selama lebih dari 50 tahun hingga namanya pun telah dikenal ke mancanegara. Berikut profil Pierre yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
Pemilik nama asli Pierre Andreas Gruno Sadaq Hamid ini lahir di Jakarta pada 29 Agustus 1958 dan kini berusia 64 tahun. Awal mula karier Pierre di dunia hiburan Tanah Air bermula dari model catwalk. Ia kemudian merambah ke dunia seni peran pada tahun 1971 dalam film "Insan Kesepian".
Kemudian berlanjut pada film "Anjing-Anjing Geladak" pada tahun 1972 yang membuat namanya kian dikenal publik. Nama Pierre semakin melambung setelah ia membintangi film "Catatan Si Boy" di tahun 1987. Dari situlah kepiawaian akting Pierre sebagai aktor semakin membuat publik kagum.
Tak hanya di dalam negeri, Pierre juga melebarkan sayapnya membintangi film ke dunia perfilman internasional. Ia membintangi beberapa film internasional seperti "The Red Violin" dan "Tigerland". Penampilan aktingnya di film internasional tersebut mendapat apresiasi yang sangat tinggi dari kritikus film internasional.
Selain itu, masih banyak film, sinetron, hingga series yang dibintangi oleh Pierre. Ada sekitar 20 judul film yang ikut diperankan Pierre, beberapa diantaranya ada "Milly dan Mamet", "Perahu Kertas", dan "The Raid".
Pun sinetron Pierre yang cukup populer pada masanya adalah "Catatan Hati Seorang Istri". Kala itu ia beradu akting dengan mendiang Ashraf Sinclair, Dewi Sandra hingga Cut Meyriska. Pierre sendiri termasuk salah satu aktor berbakat yang dimiliki oleh Indonesia. Kiprahnya di dunia perfilman pun tak perlu diragukan lagi.
Sedikit menyinggung soal kehidupan pribadi Pierre, aktor berdarah Belanda ini menikah dua kali. Dari pernikahan pertamanya yang berakhir dengan perceraian, Pierre dikaruniai dua orang anak, yakni Anneke Gruno, yang mengikuti jejaknya untuk berkarier di dunia hiburan dan Jeremy Hamid.
Setelah sembilan belas tahun menduda, Pierre kembali menikah dengan janda satu anak bernama Carolina Samallo, yang delapan belas tahun lebih muda darinya, pada tanggal 14 September 2004. Pierre kemudian dikaruniai seorang anak bernama Ahmad Dyyon Mallaki Gruno pada 2007.
(wk/lara)