Seorang pengacara menyinggung mengenai masalah FIFTY FIFTY dan ATTRAKT yang masih berlangsung sampai saat ini. Ia membeberkan pendapatnya terkait kemungkinan adanya kegiatan ilegal di tengah kasus.
- Alfa Sayyidah
- Jumat, 15 September 2023 - 07:55 WIB
WowKeren - Pengacara Nam Sung Chul membahas mengenai kasus FIFTY FIFTY dan ATTRAKT yang masih berlangsung rumit. Sebelumnya, pengadilan telah menolak permintaan FIFTY FIFTY untuk memutuskan kontrak eksklusif mereka karena tidak ditemukan pelanggaran yang dilakukan ATTRAKT.
Pernyataan Pengacara Nam ini muncul dalam seminar pengembangan industri musik populer 2023 yang diadakan di gedung MPJ, Mapo-gu, Seoul pada Kamis (14/9). Ia memberikan jawaban terkait dengan pertanyaan apakah boleh FIFTY FIFTY menghubungi agensi lain di tengah perselisihan.
"Ada jangka waktu hingga kontrak secara resmi ditangguhkan setelah perintah penangguhan kontrak eksklusif diajukan, jadi apakah mungkin bagi artis untuk menghubungi perusahaan lain selama jangka waktu tersebut?" bunyi pertanyaan tersebut secara detail.
Pengacara Nam menerangkan kalau menghubungi agensi lain di tengah periode ini merupakan pelanggaran kontrak. Apalagi kini pengadilan telah menolak permohonan FIFTY FIFTY. Sehingga, grup berisikan 4 member ini tentu akan langsung melanggar kontrak resmi jika terbukti menghubungi agensi lain.
"Penangguhan kontrak hanyalah keputusan sementara yang dibuat sampai keputusan utama dikeluarkan. Apakah perintah tersebut ditolak atau diterima, menghubungi perusahaan lain selama periode ini merupakan pelanggaran kontrak," jelas Pengacara Nam.
"Dalam kasus FIFTY FIFTY, permohonan mereka untuk perintah penangguhan kontrak eksklusif telah ditolak. Oleh karena itu, keabsahan kontrak eksklusif mereka tetap berlaku dan dianggap pelanggaran kontrak jika mereka menghubungi perusahaan lain," lanjutnya.
Walau begitu, Pengacara Nam menyebutkan kalau masih banyak perdebatan terkait bolehnya artis menghubungi agensi lain ketika masih terikat kontrak. Sehingga, keputusan pengadilan bisa memengaruhi hal tersebut.
"Ketika perintah tersebut dikonfirmasi, keefektifan kontrak untuk sementara ditangguhkan. Faktanya, masih ada perdebatan mengenai apakah menghubungi perusahaan lain selama periode ini merupakan suatu pelanggaran. Dalam kasus ini, mungkin tergantung pada keputusan kasus utama," jelas Pengacara Nam.
FIFTY FIFTY sendiri terseret perselisihan kontrak mulai Juni lalu. Sehingga, FIFTY FIFTY harus terbukti tidak bisa menghubungi agensi lain jika tidak ingin terlibat masalah hukum.
Sementara itu, FIFTY FIFTY dikatakan tidak menerima keputusan pengadilan dan mengajukan banding. Meski begitu, Jeong Hong Joon CEO ATTRAKT terus meminta member kembali ke agensi dan memulai karier mereka lagi.
(wk/alfa)