Marshanda Dijauhi Artis Papan Atas Gegara Derita Bipolar, Adab Tak Umbar Identitas Berkelas
Instagram/marshanda99
Selebriti

Marshanda mengungkap kisah nyesek ketika ia dijauhi seorang artis terkenal karena menderita bipolar. Meski begitu, Marshanda berusaha tetap bersikap berkelas dengan tak mengumbar identitas sang artis.

WowKeren - Marshanda didiagnosa menderita bipolar pada 2009. Akibat gangguan mental tersebut, Marshanda justru dijauhi pemain film papan atas. Diakui Marshanda, artis itu diminta oleh pihak manajemen serta orang dekat untuk menjauh dari Marshanda. Hal ini membuat eks istri Ben Kasyafani itu jadi sedih.

"Ada satu artis, gue nggak tahu ya, ini mungkin lebih dari dia doang, tapi yang gue kenal tuh cuma dia. Gue pengin cerita juga sama kalian dan sama Jerren (Jerren Lim) di sini," kata Marshanda. "Dia itu seorang pemain film, artis papan atas, followers-nya lebih banyak dari gue di Instagram, terkenal, cuma sama manajemennya dan orang-orang terdekatnya, dia dilarang ketahuan berteman sama gue oleh publik, karena gue adalah public figure yang mengaku kalau gue punya masalah mental, which is bipolar."

Namun meski menyesalkan hal itu, Marshanda tetap pamer adab berkelas. Ia tak mau mengumbar identitas artis film tersebut.


"Aku gak akan memberitahu siapa orang itu, tapi kenyataannya memang begitu," kata Marshanda. "Di negeri kita, terutama industri hiburan, kalau lo bahas aja masalah mental, itu berbahaya, tandanya lo mempermalukan diri lo sendiri."

Sementara itu, sikap tegar Marshanda ini menuai reaksi kagum. "Marshanda itu yg selalu dibanggakan dr dia selalu menjadi apa adanya dia. Dia unik dan dia punya warna sendiri. So proud cacaaa. 👏," ujar netter. "Harusnya bangga punya teman kayak marshanda," ujar netter. "Marshanda justru km itu inspiratif,, km bs mendobrak betapa pentingnya kita menjaga kesehatan mental. Karena mental itu mempengaruhi cara berperilaku ke orang terdekat dan tersayang,, dan kita harus menjaga tmn2 kita jgn sampai bundir," seru netter.

Sebelumnya, Marshanda pernah curhat perjuangannya menerima dirinya yang didiagnosa menderita bipolar. Ia mengaku butuh waktu untuk berdamai dengan kondisinya itu.

"Bipolar ini, menurut para dokter dan psikiater di dunia, adalah sebuah disorder yang tak bisa disembuhkan. Sekarang pun aku masih ada gangguan itu, tapi karena sudah belajar menerima dan berdamai dengan keadaan, aku bisa tenang ketika tendensi buat kambuh," katanya. "Jangan dilawan, diterima dan diidentifikasi saja: emosi apa yang sedang kita rasakan? Mengapa? Namun, akal sehat harus tetap kita dahulukan dan berjanji pada diri sendiri untuk terus berbenah diri menjadi lebih baik."

(wk/riaw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait