Cara Yooyeon TripleS Masuk Sub-Unit Visionary Vision Tuai Beragam Reaksi
Musik

Masuknya Yooyeon ke dalam sub-unit baru Triple S, Visionary Vision, membuat fans mengkritik cara kerja agensi dalam menentukan semua itu sebagai ajang popularitas sekaligus cari untung dari kesetiaan fans.

WowKeren - TripleS tengah menjadi sorotan karena sistemnya dalam menentukan sub-unit. Mereka tengah mempersiapkan dan sudah menentukan line-up member untuk sub-unit Visionary Vision.

Secara khusus, Yooyeon menjadi pembicaraan penggemar karena caranya masuk ke dalam sub-unit tersebut. Sebagai member terpopuler seharusnya tidak mengherankan jika memenangkan voting untuk masuk ke Visionary Vision yang akan fokus pada dance serta konsep kuat. Namun, hal ini rupanya membuat beberapa penggemar kecewa.

Sebelum diumumkan, TripleS telah membuka voting untuk debut sub-unit baru bernama Visionary Vision. Formasinya akan terdiri dari 12 dari 24 member tripleS, termasuk dua member yang ditentukan agensi, Yubin dan Lynn serta 10 orang lainnya yang akan dipilih melalui voting penggemar.

Agar bisa melakukan voting, fans TripleS harus membli photocard NFT yang disebut Objekts untuk mendapat token COMO. Menggunakan COMO, fans baru bisa melakukan voting, termasuk menentukan member Visionary Vision.

Cara Yooyeon TripleS Masuk Sub-Unit Visionary Vision Tuai Beragam Reaksi

Source: X

Cara TripleS menentukan member sub-unit ini mengingatkan pada cara AKB48 dalam memilih siapa yang akan berpartisipasi dalam promosi suatu lagu. Karena berjumlah 24, popularitas mereka belum tentu merata.

Selama masa voting, Yooyeon bicara melalui Bubble tentang keinginannya masuk ke Visionary Vision. Padahal, Yooyeon bukanlah termasuk dancer di dalam grup. Setelah memintanya, voting Yooyeon pun melonjak dan keluar sebagai member grup.

Daripada mengkritik Yooyeon, penggemar keberatan dengan sistem grup karena bagaimana pun setiap member pasti ingin ikut promosi. Namun, dengan menjadikan pemilihan member sub-unit sebagai kontes popularitas dianggap cara agensi, Modhaus, mengambil banyak keuntungan dari fans.

"Orang-orang yang mengatakan ini bukan sistem AKB harus tutup mulut. Bagaimana kamu tidak melihat bahwa itu adalah sistem AKB?" kata salah satu netizen. "Para member jelas ingin banyak berpromosi... Sebenarnya sistem akan membuat orang gila, sistemlah masalahnya," sahut netizen lain.

"Setidaknya AKB mempunyai panggung teater di mana anggota non senbatsu tetap bisa tampil dan bertemu penggemar secara rutin, sehingga mereka tidak menganggur, meski sistem tersebut pada akhirnya menimbulkan banyak persaingan antar anggota di masa lalu. Bagaimana dengan grup ini, apakah anggota yang tidak dipromosikan masih mendapat kesempatan untuk tampil atau bagaimana?" imbuh yang lain.

"Menurutku member tersebut tidak salah dalam melakukan hal ini," komentar seorang netizen. "Fakta bahwa mereka memiliki peringkat penjualan photocard dan mereka harus memilih untuk melakukan promosi sudah sangat kacau, tapi sepertinya para penggemar banyak melindungi sistem," sambung netizen yang lain. " Wah gimana fangirlnya dengan sistem seperti itu.. Pasti trollnya parah dan antisnya juga.." ujar lainnya.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait