Ayu Ting Ting kepergok menjawab pedas komentar nyinyir haters soal putrinya, Bilqis Khumairah Rozak. Terkait sikapnya ini, Ayu memberikan penjelasan mengapa ia sampai melakukan hal itu.
- Diah Candra Trisanti
- Sabtu, 17 Agustus 2024 - 22:37 WIB
WowKeren - Penampilan putri Ayu Ting Ting, Bilqis Khumairah Rozak, saat membawakan lagu "SHEESH" milik BABYMONSTER belakangan jadi sorotan. Di balik banyaknya pujian untuk Bilqis, haters rupanya memberikan cibiran pedas.
Bilqis dinilai terlalu banyak melakukan kesalahan atas lirik lagu tersebut. Sebagai ibu, Ayu pun memberikan balasan menohok untuk haters.
Ayu kemudian memberikan penjelasan terkait aksinya membalasi komentar haters. Diakui Ayu, ia mempersilahkan haters untuk merisak dirinya saja, tetapi tidak dengan sang anak.
"Jarang-jarang saya kayak gitu kan, karena kan, apa ya, anak kecil aja gitu, maksudnya anak saya juga. Saya sih mau dikatain apa aja enggak apa-apa," ungkap Ayu baru-baru ini. "Cuma kemarin pas memang saya lagi syuting, saya enggak ngapain-ngapain, saya buka handphone, terus ngelihat komen-komen, akun-akun bodong lebih tepatnya ya, bocah-bocah bocil yang mungkin saya tangkap, nangis."
Menurut Ayu, sikapnya membela sang putri sangatlah manusiawi. Ia lantas mempertanyakan hati nurani haters yang tega merisak anak kecil seusia Bilqis.
"Kita ada panasnya ya, manusiawi, baca komen sambil saya ledek-ledekin aja. Maksudnya, (Bilqis) anak kecil gitu lho, lu julitin tuh di mana sih hati lu?" lanjut Ayu. "Lu kalau mau ngejulitin sama orang dewasa, kalau sama anak kecil gimana nurani lu sebagai manusia? Mending anak gue umur segitu mau tampil, udah bagus. Nah, lu seusia anak gue paling masih nangis di pojokan sambil ngedot."
Soal anak, Ayu memang selalu menjadi garda terdepan. Ia bahkan pernah berniat mempolisikan puluhan haters yang menghujat putrinya itu.
"Banyak banget lebih dari 10 dan ada beberapa juga 20 sampai 30-an," kata pengacara Ayu, Sandy Arifin, beberapa waktu lalu. "Makanya kemarin pas ketemu Kak Ayu itu kita lebih mempertegas lagi ingin sekali memberikan pelajaran agar supaya oknum yang menjelekkan nama klien kami jangan melakukan lagi."
(wk/diah)