Meghan Markle merasa dipermalukan akibat polemik yang menyelimuti kunjungan Pangeran Harry ke Inggris.
- Senin, 20 Juli 2026 - 10:32 WIB
WowKeren - Meghan Markle merasa dipermalukan di tengah polemik yang mengiringi kunjungan Pangeran Harry ke Inggris. Isu keamanan yang berlarut-larut memaksa Meghan bersama kedua anaknya untuk kembali ke California lebih awal. Koresponden kerajaan Inggris, Russell Myers, mengungkap kepada People bahwa situasi tersebut membuat kunjungan Harry "berubah menjadi mimpi buruk."
Myers menilai hasil perjalanan Harry menjadi bukti nyata bahwa hubungannya dengan institusi kerajaan masih dipenuhi ketegangan. Dalam situasi ini, Meghan Markle digambarkan "sangat mendukung" suaminya, namun ia tetap merasa sedih karena alasan kunjungan tersebut harus berakhir lebih cepat.
Sementara itu, seorang narasumber lainnya mengklaim bahwa Meghan "selalu membiarkan Harry memimpin" dalam urusan terkait keluarganya. Sebagaimana dilaporkan oleh Page Six, pasangan Sussex tidak mendapatkan pengamanan yang didanai negara selama kunjungan ini. Istana Buckingham juga dilaporkan menarik tawaran agar Harry dan Meghan menginap di kediaman kerajaan, sehingga Harry harus menjalani sebagian besar kunjungannya dengan biaya mandiri.
Pangeran Harry hanya berada di Inggris selama satu pekan untuk mempromosikan Invictus Games yang akan diselenggarakan di Birmingham tahun depan. Meskipun demikian, Meghan dan kedua anaknya sempat bergabung dengan Harry saat bertemu Raja Charles III dan Ratu Camilla di Highgrove House pada Jumat, 10 Juli. Pertemuan ini sangat berarti karena Charles belum pernah bertemu kedua cucunya yang tinggal di California sejak 2022, saat mereka menghadiri perayaan Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II.
Walaupun Harry sempat bertemu Raja Charles, ia tidak bertemu dengan kakaknya, Pangeran William, yang sudah lama berselisih dengannya. Pakar kerajaan Kinsey Schofield menjelaskan kepada Page Six bahwa William memahami keputusan Charles untuk bertemu dengan Harry, meskipun ia sendiri mungkin tidak akan melakukan hal yang sama. "Ia bisa memahami bahwa seorang ayah yang hidup dengan kanker ingin bertemu putra serta cucu-cucunya, sambil tetap meyakini bahwa Harry belum mendapatkan kembali kepercayaan keluarga kerajaan," ujar Schofield.
Sumber lain menyatakan bahwa jika persoalan keamanan dapat diselesaikan, Harry akan memiliki kepastian yang jauh lebih besar setiap kali berkunjung ke Inggris. Sejak 2020, Harry dan Meghan telah tinggal di California dan kedua anak mereka belum bertemu kakeknya, Raja Charles III, sejak tahun 2022. Mereka meninggalkan Inggris di tengah perseteruan yang sengit dengan keluarganya dan keputusan untuk mundur sebagai anggota senior Keluarga Kerajaan Inggris pada tahun 2020.
(wk/timw)