Sempat Kira Bakal Jadi Beyonce Inggris, Meghan Markle Malah Merasa Dipojokan Dan Disalahpahami
AFP/Angela Weiss
Selebriti

Meghan Markle kabarnya sempat berpikir bakal menjadi Beyonce versi Inggris usai resmi dinikahi seorang Pangeran, Prince Harry. Hal itu diungkap dalam sebuah buku yang belum lama ini dirilis.

WowKeren - Duke and Duchess of Sussex Pangeran Harry dan Meghan Markle santer dikabarkan masih bersitegang dengan keluarga kerajaan Inggris. Padahal, pasangan ini sudah beberapa kali mengunjungi Inggris pasca kepindahan mereka ke Amerika sejak 2020 lalu.

Namun, buku yang baru-baru ini diterbitkan The Times dengan tajuk "Courtiers: The Hidden Power Behind the Crown" oleh Valentine Low mengungkap kekecewaan Meghan akan sikap keluarga kerajaan selama ini. Dalam buku tersebut tertulis bahwa Meghan awalnya mengira ia akan menjadi Beyonce (Beyonce Knowles) versi Inggris usai menikahi seorang Pangeran, Prince Harry.

Meghan kemudian menyadari aturan ketat dan kehidupan sensasional dalam keluarga kerajaan. Yang mana, kesulitan-kesulitan tersebut memicu keinginan Meghan dan sang suami untuk meninggalkan tugas kerajaan dan hidup tenang di Inggris.

Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa Meghan merasa terpojok dan terus-menerus disalahpahami. Beberapa aturan ketat yang mungkin membuat Meghan tak nyaman adalah minimnya pemberian hak untuk menghabiskan waktu bersama keluarga kecil mereka.


Meghan dan Pangeran Harry seolah dipaksa untuk terus bekerja dan mengurus keperluan kerajaan. Aturan lain termasuk larangan untuk membuat keputusan demi keuntungan finansial pribadi.

"Saya pikir Meghan mengira dia akan menjadi Beyoncé di Inggris. Menjadi bagian dari keluarga kerajaan akan memberinya pujian itu," kata mantan orang dalam kerajaan. "Padahal apa yang dia temukan adalah bahwa ada begitu banyak aturan yang sangat konyol sehingga dia bahkan tidak bisa melakukan hal-hal yang bisa dia lakukan sebagai individu pribadi, itu sulit."

Sementara itu, baru-baru ini beredar kabar bahwa mendiang Ratu Elizabeth II dibiarkan sakit hati atas kepergian Meghan dan Pangeran Harry. Reaksi Ratu Elizabeth II yang sebenarnya akhirnya terungkap dalam buku berjudul "The Royals" karya Katie Nicholl. Menurut Vanity Fair, Ratu sempat mengungkap perasaannya yang sesungguhnya atas kepergian Pangeran Harry dan Meghan Markle kepada seorang teman dekat.

Teman dekat yang tak disebutkan identitasnya itu menyebut Ratu sebenarnya sakit hati dengan keputusan pasangan tersebut. Ratu merasa terluka dan kecewa hingga tak ingin memikirkan hal tersebut lagi. "Dia sangat terluka dan mengatakan kepada saya, 'Saya tidak tahu, saya tidak peduli, dan saya tidak ingin memikirkannya lagi," bunyi keterangan sahabat Ratu.

(wk/Sisi)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait