Paula Verhoeven kabarnya terlibat cekcok dengan Baim Wong dan disebut-sebut nangis di sidang cerai lanjutan. Sementara itu, pengacara Paula buka suara atas kabar tersebut.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 06 Maret 2025 - 10:25 WIB
WowKeren - Sidang cerai Baim Wong dan Paula Verhoeven kembali digelar di PA Jakarta Selatan pada 5 Maret. Dalam sidang tertutup itu, beredar kabar jika Paula terlibat cekcok dengan Baim dan menangis.
Menanggapi hal itu, pengacara Paula, Alvon Kurnia Palma, menyangkal tegas hal tersebut. Ia beberkan kondisi kliennya baik-baik saja.
"Nggak. Nggak ada dia menangis. Siapa yang bilang dia menangis? Nggak ada," ujar Alvon. "Nggak ada itu matanya berair, karena tadi kita ngobrol."
Adapun dalam sidang tersebut, Paula menghadirkan teman Baim sebagai saksi. Sayangnya, detail tujuan kehadiran kawan Baim itu tak bisa diungkap oleh pengacara.
"Jadi tadi itu persidangan kita menghadirkan seorang saksi fakta. Kami tidak bisa menyampaikan yang disampaikan saksi fakta, karena itu terkait dengan materi persidangan," kata Alvon. "Teman baik Baim jadi saksi, sehingga proses sidang berjalan jawab menjawab."
Sementara itu, Baim sempat buka suara soal Ramadan pertamanya tanpa Paula. Sejauh ini, ayah dua anak itu mengaku jika semua baik-baik saja.
"Ramadan, aman. Ah nggak gimana-gimana, aman-aman aja," serunya. "Ya pokoknya Insya allah ngebahagiain anak ya, anak-anak sayang sama orangtuanya, terutama sama ibunya."
Sebelumnya, Baim sempat disangka melakukan KDRT terhadap Paula. Dalam analisa saksi ahli kubu Paula, terjadi kontak keras dalam rekaman CCTV yang diduga perlihatkan Baim dan Paula.
"Jadi kalau gini lah, kalau bahasa telematikanya kita melihat bahwa itu terjadi adanya suatu kontak kekerasan sampai ada suatu terjadi benturan," kata Abimanyu, pakar telematika sekaligus saksi ahli pihak Paula di PA Jakarta Selatan. "Apakah itu termasuk kriteria KDRT atau bukan silahkan itu secara pakar hukum nantinya menilai. Tetapi kalau di bahasa telematika kita melihat ada suatu bukti, suatu kontak keras di CCTV."
Dalam rekaman CCTV, salah satu pihak diduga Paula sampai terpental akibat kontak fisik dengan pria diduga Baim. Selain itu, ada momen kepala wanita diduga Paula seolah terdorong ke depan.
"Di CCTV bukti keras benturan dan terkena sampai yang satu dihajar terpental. (Diduga dilakukan) pihak pria kemudian pihak wanitanya sampai terpental karena hal tersebut lalu juga ada kontak, jadi melakukan sesuatu ke kepalanya yang wanita. Sehingga dengan pergerakan tangan yang membuat kepala wanita sampai kayak terdorong ke depan," ujar Abimanyu.
Sementara itu, kubu Baim tegaskan tak melakukan KDRT. Pihak Baim juga berencana hadirkan bukti tambahan untuk menyangkal tudingan itu.
"Kalau penglihatan kami, itu tidak ada kontak fisik. Tapi bahwa itu ada percakapan serius, itu ada. Penglihatan kami, (kontak fisik) itu tidak ada," terang pengacara Baim, Usman A. Lawara. "Tadi Baim sampaikan, mau ajukan ada 2 atau 3 bukti berkait dengan keterangan ahli," ungkap Usman. "Ada video, yang kalau menurut Baim, lebih penting untuk dikupas, tapi tidak disampaikan oleh Paula. Itu memang dinyatakan ahli bahwa dia tidak memeriksa secara utuh."
(wk/riaw)